Modus Tukang Sol Sepatu, Dua Pengedar Obat Daftar G Diciduk Polisi di Tangsel

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi1 menunjukkan barang bukti ratusan obat keras daftar G yang disita dari pelaku berkedok tukang sol sepatu di Tangerang. (Posnews/Ist)

Polisi1 menunjukkan barang bukti ratusan obat keras daftar G yang disita dari pelaku berkedok tukang sol sepatu di Tangerang. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Peredaran obat keras daftar G di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang kian licik.

Pelaku menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas. Salah satunya, berkedok sebagai tukang sol sepatu.

Polisi membongkar praktik tersebut di sebuah lapak sol sepatu di Kampung Suradita RT 04 RW 02, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan bermula dari laporan warga yang mencurigai aktivitas transaksi obat terlarang di lokasi itu.

“Ada informasi masyarakat yang menyebut tukang sol sepatu kerap menjual obat-obatan terlarang di lapaknya,” ujar Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Berkedok Kencan di Tangerang

Berdasarkan informasi itu, petugas langsung bergerak dan meringkus pria berinisial TB. Dari tangan pelaku, polisi menyita ratusan obat keras tanpa izin edar.

Barang bukti yang diamankan antara lain 120 butir tramadol, 85 butir trihexyphenidyl, uang tunai hasil penjualan Rp70 ribu, serta satu unit telepon genggam.

Tak berhenti di situ, pengembangan kasus berlanjut. Empat hari berselang, tepatnya 21 Januari 2026, polisi kembali menerima laporan peredaran obat keras di Gang Salem I, Serpong.

Petugas kemudian melakukan observasi dan penyelidikan di lokasi.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Berpotensi Hujan Lebat hingga 21 Januari 2026

Hasilnya, polisi mengamankan pria berinisial SM. Dari tangan tersangka, petugas menyita ratusan butir pil tramadol dan hexymer, serta uang tunai hasil penjualan obat terlarang.

“Kedua pelaku kami jerat dengan Pasal 435 tentang peredaran obat daftar G tanpa izin edar, subsider Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan,” tegas Dhady.

Polisi menegaskan akan terus menggencarkan operasi pemberantasan peredaran obat keras ilegal. Polisi mengimbau warga aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB