Pigai Usul Sertifikasi HAM Wajib untuk Promosi Jabatan, Ini Respons Polri

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Posnews/Ist)

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai agar sertifikasi HAM menjadi syarat promosi jabatan aparat negara memicu perhatian.

Menanggapi hal itu, Polri menegaskan aturan kenaikan pangkat saat ini belum mewajibkan sertifikasi HAM sebagai persyaratan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kenaikan Pangkat tidak mencantumkan sertifikasi HAM sebagai syarat formal.

“Namun secara substantif, kenaikan pangkat seorang anggota Polri ditentukan oleh pemahaman dan implementasi penghormatan nilai-nilai HAM yang tercermin dalam penilaian SKHP dan SMK,” kata Isir, Jumat (17/7/2026).

Nilai HAM Sudah Masuk Kurikulum Polri

Meski belum menjadi syarat kenaikan pangkat, Polri menegaskan pendidikan HAM telah menjadi bagian dari pembinaan anggota di semua jenjang pendidikan.

Materi HAM diajarkan mulai dari AKPOL, SIPSS, SPN, STIK, Sespimma, Sespimmen, hingga Sespimti, termasuk dalam pendidikan kejuruan dan pelatihan.

Baca Juga :  Aksi Satas Polri Selamatkan Pengendara Lansia Pingsan dan Muntah Darah di Gunung Mas Bogor

Menurut Isir, kurikulum itu membekali anggota dengan pemahaman HAM dalam penegakan hukum.

Selain melalui pendidikan, Divisi Hukum dan Divisi Propam juga mengawasi penerapan prinsip HAM dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Pigai Ingin Sertifikasi HAM Jadi Syarat Promosi

Sebelumnya, Menteri HAM Natalius Pigai mengusulkan sertifikasi HAM sebagai syarat promosi jabatan aparat negara.

Menurut Pigai, sertifikasi itu bertujuan memastikan setiap aparat memahami dan menerapkan prinsip HAM dalam menjalankan tugas. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis
Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan
KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing
Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi
MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar
Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing

Berita Terbaru