Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para ilmuwan di Observatorium Chilbolton Inggris melacak ribuan sampah antariksa dan potensi bahaya asteroid untuk melindungi satelit serta keselamatan Bumi. Dok: Istimewa.

Para ilmuwan di Observatorium Chilbolton Inggris melacak ribuan sampah antariksa dan potensi bahaya asteroid untuk melindungi satelit serta keselamatan Bumi. Dok: Istimewa.

Pengawasan Antariksa dan Sampah Orbit

POSNEWS.CO.ID, LONDON — Staf Observatorium Chilbolton melacak ribuan objek asing di orbit Bumi. Tim peneliti memantau pergerakan satelit serta puing-puing roket berbahaya secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, radar raksasa Chilbolton terus memindai ruang angkasa setiap hari. Lembaga Antariksa Eropa mencatat keberadaan lebih dari 46.000 sampah antariksa saat ini. Selain itu, total bobot puing-puing tersebut mencapai 17.000 ton.

Baca Juga :  Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan

Risiko Kepadatan Orbit dan Ancaman Tabrakan

Sementara itu, ledakan potongan roket SpaceX baru-baru ini menghantam permukaan Bulan. Peristiwa ini memicu kekhawatiran baru mengenai Sindrom Kessler di orbit Bumi. Akibatnya, potensi tabrakan antarpuing antariksa semakin meningkat secara signifikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Inggris mengucurkan dana sebesar 85 juta poundsterling untuk program pemantauan. Pusat Operasi Antariksa Nasional Inggris menerbitkan 3.000 peringatan bahaya setiap bulan. Namun, perusahaan global terus meluncurkan ribuan satelit baru ke antariksa.

Baca Juga :  Perangkap Utang atau Investasi? Membedah Merkantilisme di Balik Diplomasi Infrastruktur Tiongkok

Pertahanan Planet dan Pemantauan Asteroid

Di sisi lain, tim peneliti Chilbolton turut memperkuat sistem pertahanan planet. Mereka bekerja sama dengan NASA untuk memetakan lintasan komet dan asteroid. Sebelumnya, Inggris telah bergabung dalam Jaringan Peringatan Asteroid Internasional.

Oleh karena itu, para ahli bersiap mendukung misi Badan Antariksa Eropa pada tahun 2029. Misi tersebut akan meneliti pergerakan asteroid Apophis yang melintas dekat Bumi. Akhirnya, pemantauan ketat ini menjamin keamanan infrastruktur antariksa dan keselamatan populasi Bumi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC
Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin
USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan
Takaichi Bantah Revisi UU Rumah Kekaisaran Halangi Suksesi
Petugas Imigrasi AS Didakwa Berbohong soal Penembakan Warga

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 September 2026 - 15:00 WIB

Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition

Minggu, 6 September 2026 - 14:45 WIB

AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Minggu, 6 September 2026 - 14:14 WIB

Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin

Berita Terbaru

Penumpang di stasiun kereta api PT KAI.
(Posnews/Net)

JABODETABEK

Jangan Salah Naik, 12 Perjalanan KRL Dibatalkan 7-30 September

Senin, 7 Sep 2026 - 07:24 WIB

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB