Eropa Bersatu di Belakang Zelenskyy: Downing Street Umumkan Kemajuan Positif Soal Aset Beku Rusia

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memperkeruh suasana. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengeklaim memiliki bukti tak terbantahkan bahwa Rusia memasok data intelijen elektronik ke Iran guna memperpanjang konflik di Timur Tengah. Dok: Istimewa.

Memperkeruh suasana. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengeklaim memiliki bukti tak terbantahkan bahwa Rusia memasok data intelijen elektronik ke Iran guna memperpanjang konflik di Timur Tengah. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID  Di tengah badai tekanan politik global, para pemimpin Eropa menunjukkan solidaritas yang kokoh bagi Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy hadir langsung dalam pembicaraan krisis di Downing Street, London, pada Senin malam (08/12/2025).

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjadi tuan rumah pertemuan tersebut. Turut hadir Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz. Selain itu, tujuh pemimpin negara Eropa lainnya serta petinggi NATO dan Uni Eropa (EU) bergabung melalui sambungan telepon.

Pertemuan ini membawa misi mendesak. Tujuannya, mereka ingin memecahkan kebuntuan terkait penggunaan aset negara Rusia yang membeku untuk mendanai pertahanan Kyiv.

Sinyal Positif “Pinjaman Reparasi”

Downing Street mengumumkan hasil yang menggembirakan. Menurut pernyataan resmi, para pemimpin berhasil mencapai “kemajuan positif” dalam upaya memanfaatkan aset berdaulat Rusia yang terimmobilisasi.

Faktanya, lebih dari £180 miliar (sekitar Rp3.600 triliun) aset Rusia telah membeku di bank-bank Eropa sejak invasi 2022. Rencananya, EU akan menyalurkan £78 miliar dari dana tersebut dalam bentuk “pinjaman reparasi” tahun depan.

Baca Juga :  Efek Trump Guncang Honduras: Kandidat Konservatif Unggul, Partai Kiri Tumbang

Konsepnya cukup unik. Nantinya, Moskow harus membayar ganti rugi perang kepada Ukraina. Kyiv akan menggunakan uang reparasi tersebut untuk melunasi pinjaman ke EU. Dengan begitu, lembaga keuangan Eropa tetap aman secara finansial.

“Sekarang adalah momen kritis bagi Ukraina,” tegas para pemimpin dalam pernyataan bersama. Mereka berjanji meningkatkan tekanan ekonomi pada Moskow untuk mengakhiri perang barbar ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belgia Masih Jadi Batu Sandungan

Meskipun mayoritas setuju, rencana ini masih terganjal satu hambatan besar: Belgia. Pasalnya, sekitar £160 miliar aset Rusia tersimpan di Euroclear, lembaga penyimpanan sekuritas yang berbasis di Brussels.

Pemerintah Belgia khawatir akan menghadapi tuntutan hukum dan pembalasan dari Rusia jika aset tersebut disita. Oleh karena itu, PM Inggris Keir Starmer berencana melobi langsung PM Belgia Bart De Wever pada Jumat mendatang.

Inggris sendiri siap menyerahkan £8 miliar aset beku di wilayahnya. Namun, London ingin melakukannya secara kolektif bersama mitra Eropa lainnya.

Baca Juga :  Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Respons Terhadap Kritik Trump

Solidaritas Eropa ini muncul sebagai respons langsung atas kritik tajam Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya, Trump mengaku “sedikit kecewa” pada Zelenskyy. Ia mengklaim Zelenskyy tidak membaca proposal damai AS dan menuduh rakyat Ukraina sebenarnya menyukai rencana tersebut.

Sebaliknya, Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina tidak akan menyerahkan sejengkal pun wilayahnya. “Rusia bersikeras agar kami menyerahkan wilayah, tapi kami tidak ingin menyerahkan apa pun,” ujarnya dalam konferensi pers.

Sementara itu, dokumen strategi keamanan nasional AS yang baru dirilis menunjukkan pergeseran fokus Washington. Gedung Putih ingin memperbaiki hubungan dengan Rusia dan menegaskan bahwa NATO tidak boleh menjadi aliansi yang berekspansi selamanya.

Kini, bola panas berada di tangan para pemimpin EU yang akan bertemu pada 18-19 Desember nanti. Jika mereka berhasil meyakinkan Belgia, Ukraina akan mendapatkan suntikan dana segar yang sangat mereka butuhkan untuk bertahan hidup.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: The Guardian

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WHO Konfirmasi Virus Andes pada MV Hondius: Alarm Krisis Iklim
Ayah Tiri Aniaya Bocah 4 Tahun di Langkat, Istri Diikat hingga Pagi
Premier Li Qiang Tegaskan Garis Merah Taiwan kepada Senat AS
Kapolri Mutasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jakarta Berawan dan Bogor Diguyur Hujan
Zelenskyy Peringatkan Sekutu Rusia Saat Moskow Ancam Bom Kyiv
Tim SAR Evakuasi 17 Pendaki dari Gunung Dukono, 2 WNA dan 1 WNI Belum Ditemukan
Hakim AS Batalkan Pemotongan Hibah $100 Juta oleh Trump

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:10 WIB

WHO Konfirmasi Virus Andes pada MV Hondius: Alarm Krisis Iklim

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:14 WIB

Ayah Tiri Aniaya Bocah 4 Tahun di Langkat, Istri Diikat hingga Pagi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:10 WIB

Premier Li Qiang Tegaskan Garis Merah Taiwan kepada Senat AS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Kapolri Mutasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:42 WIB

Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jakarta Berawan dan Bogor Diguyur Hujan

Berita Terbaru

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengonfirmasi kasus hantavirus pada warga negaranya di pulau terpencil Tristan da Cunha. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

WHO Konfirmasi Virus Andes pada MV Hondius: Alarm Krisis Iklim

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:10 WIB

Navigasi hubungan adidaya. Premier China Li Qiang menyerukan dialog konstruktif dan penguatan ekonomi bilateral saat menerima kunjungan delegasi Senat AS, sembari memperingatkan Washington agar tidak melanggar kedaulatan China terkait isu Taiwan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Premier Li Qiang Tegaskan Garis Merah Taiwan kepada Senat AS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:10 WIB

Daftar 9 Kapolda Baru Hasil Mutasi Kapolri Mei 2026. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Kapolri Mutasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB