Perampok Modus debt collector di Tangerang, Korban Dipukul – Motor Dibawa Kabur

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sepeda motor dirampas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi sepeda motor dirampas. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Bagi pengendara sepeda motor yang tiba-tiba dihentikan dipinggir jalan untuk selalu waspada. Jangan cepat percaya, banyak aksi kejahatan melakukan segala cara agar targetnya mudah terpedaya.

Aksi perampokan modus debt collector terjadi di bawah Jembatan Tol Panunggangan, Jalan Jenderal Sudirman, Pinang, Kota Tangerang, Kamis pagi (4/12/2025) pukul 05.30 WIB.

Korban, ZM (36), warga Cibodas Kecil, Karawaci, menjadi sasaran kejahatan yang dilakukan empat pelaku.

Awalnya, ZM berangkat kerja menggunakan sepeda motor. Saat di perjalanan, ia dihentikan oleh para pelaku yang mengaku sebagai debt collector dari pihak leasing.

Baca Juga :  Toyota Zenix Seri Q Picu Horor di Tol! Ban Pecah - Nyawa Konsumen Nyaris Melayang

Pelaku meminta bukti angsuran terakhir, padahal korban sudah membayar tepat waktu.

Kemudian, korban dibawa ke kantor leasing. Saat tiba di lokasi, para pelaku bertanya apakah korban memiliki keluarga yang bisa dihubungi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat korban sedang menyiapkan hotspot, salah satu pelaku memukul wajahnya dua kali dengan tangan kosong.

Baca Juga :  Gerebek Studio Porno ‘BangBus’ Bonnie Blue, Polisi Sita Kamera dan Mobil Pikap Bernuansa Vulgar

Tidak cukup sampai di situ, pelaku juga membawa kabur sepeda motor Honda Beat Deluxe warna biru Dof tahun 2025, bernomor polisi B 3191 CXO, senilai Rp 13.160.000.

Korban segera melaporkan kejadian ini ke Polrestro Tangerang Kota. Polisi kini menindaklanjuti kasus ini dan melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku perampokan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga agar selalu waspada, terutama saat berpergian di pagi hari di wilayah padat kendaraan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB