AMSTERDAM, POSNEWS.CO.ID – Kaisar Jepang Naruhito menghadiri jamuan makan malam kenegaraan yang megah di Istana Kerajaan Amsterdam pada hari Rabu kemarin. Ia menyampaikan pidato penting mengenai harapan masa depan hubungan bilateral kedua negara.
Ia menginginkan Jepang dan Belanda untuk terus berjalan berdampingan demi menjaga perdamaian dunia di masa depan. Oleh karena itu, ia menilai kunjungan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi persahabatan kedua negara.
Refleksi Sejarah Kelam Perang Dunia Kedua
Dalam pidato berbahasa Inggris di hadapan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima, Kaisar secara terbuka menyinggung masa lalu masa perang kedua negara. Ia mengakui keprihatinan yang sangat mendalam atas hilangnya banyak nyawa warga sipil selama perang dunia terakhir berkecamuk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejarah mencatat invasi militer Jepang ke Hindia Belanda yang kini menjadi Indonesia memicu banyak korban jiwa. Selain itu, militer Jepang juga menawan sekitar 40.000 tentara Belanda dan menahan hampir 90.000 warga sipil secara paksa.
Kaisar menegaskan pentingnya mewariskan pengalaman tragis tersebut kepada generasi muda secara jujur dan terbuka. Dengan demikian, masyarakat dunia dapat bersama-sama mencegah berulangnya kesedihan yang sama di masa depan.
Apresiasi Empat Ratus Tahun Persahabatan
Kaisar Naruhito menyampaikan rasa terima kasih yang besar atas undangan kenegaraan yang sangat ramah dari Kerajaan Belanda tersebut. Ia menilai hubungan baik selama lebih dari 400 tahun ini merupakan buah kerja keras luar biasa dari pemerintah kedua negara.
Raja Willem-Alexander menyampaikan pandangan yang senada dalam pidato sambutannya malam itu. Ia bersyukur atas ikatan persahabatan yang kuat serta ketertarikan timbal balik terhadap kebudayaan masing-masing negara.
Meskipun hubungan masa lalu tidak selalu berjalan bahagia, Raja menekankan pentingnya menjaga warisan cerita sejarah tersebut. Sebab, generasi yang lahir setelah perang hanya mengetahui penderitaan tersebut melalui kisah-kisah para saksi sejarah.
Kehadiran Para Bangsawan dan Tamu Penting
Sementara itu, perjamuan mewah tersebut turut dihadiri oleh para anggota keluarga kerajaan Belanda secara lengkap. Sebagai contoh, Putri Mahkota Catharina-Amalia dan mantan Ratu Putri Beatrix tampak hadir menyambut rombongan kekaisaran Jepang.
Sekitar 200 tamu undangan penting dari berbagai sektor juga ikut memeriahkan malam kebersamaan tersebut. Selanjutnya, pasangan kekaisaran Jepang menjadwalkan kunjungan kenegaraan ke Belgia setelah menyelesaikan seluruh agenda di Belanda hingga hari Sabtu mendatang.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












