Pesta Gay di Hotel Surabaya Digerebek Polisi, 34 Pria Tanpa Busana Diamankan

Minggu, 19 Oktober 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pasangan Gay. (Posnews/Shutterstock)

Ilustrasi, Pasangan Gay. (Posnews/Shutterstock)

SURABAYA, POSNEWS.CO.ID – Menjelang akhir jaman prilaku manusia semkin aneh dan semakin banyak memiliki kejiwaan yang menyimpang sebagai kodrat manusia, bahkan aksi mereka selama ini berjalan lancar. 

Suasana malam yang semula tenang di sebuah hotel mewah kawasan Surabaya mendadak geger. Polisi dari Polrestabes Surabaya bergerak cepat dan mendobrak pintu kamar yang dipenuhi puluhan pria tanpa busana.

Ternyata, para pria itu tengah menggelar pesta seks sesama jenis. Tanpa perlawanan, sebanyak 34 pria bugil langsung digelandang ke kantor polisi. Mereka hanya bisa tertunduk malu saat kamera petugas menyorot wajah mereka satu per satu.

Benar, kami amankan 34 pria yang tengah berpesta seks sesama jenis di Hotel Midtown Surabaya,” tegas Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra, Minggu (19/10/2025).

Baca Juga :  BNN Ungkap 4,1 Juta Penduduk Terpapar, Sekolah Jadi Benteng Anti Narkoba

Penggerebekan Tengah Malam Bikin Geger

Tak butuh waktu lama, laporan warga soal aktivitas mencurigakan langsung ditindaklanjuti. Operasi gabungan Sat Samapta, Satreskrim, dan Polsek Wonokromo bergerak pada Minggu dini hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi, petugas menemukan bukti kuat. Begitu pintu kamar didobrak, belasan pria tanpa busana berhamburan panik. Polisi bertindak cepat, mengamankan seluruh peserta dan melakukan pendataan di tempat.

Seluruh peserta dan penyelenggara kami bawa ke Polrestabes Surabaya untuk pemeriksaan,” ujar Erika dengan tegas.

Polisi Dalami Motif dan Jaringan

Setelah pemeriksaan awal, polisi memastikan para pelaku terdiri dari tamu dan penyelenggara pesta. Kini penyidik tengah mendalami motif dan kemungkinan jaringan yang lebih luas di balik kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Fauzan Hadi dan Kristina Priurity Jadi Duta GenRe DKI Jakarta 2025

“Kami masih melakukan pendalaman. Jika ditemukan pelanggaran hukum, tentu akan kami proses sesuai aturan,” ujar Erika menegaskan.

Selain itu, ia menambahkan bahwa penggerebekan ini menunjukkan komitmen Polrestabes Surabaya menjaga ketertiban umum dan moral masyarakat.

Lebih lanjut, Erika mengimbau warga agar tidak ragu melapor jika menemukan kegiatan mencurigakan di lingkungannya.

Kolaborasi antara masyarakat dan polisi sangat penting untuk menjaga Surabaya tetap aman dan beradab,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Pamerkan Rudal Jarak Jauh Tipe 12 Jelang Penempatan di Kumamoto
Target Berikutnya: Trump Beri Sinyal Ambil Alih Kuba di Tengah Kolapsnya Listrik Nasional
Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut
Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:03 WIB

Jepang Pamerkan Rudal Jarak Jauh Tipe 12 Jelang Penempatan di Kumamoto

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:53 WIB

Target Berikutnya: Trump Beri Sinyal Ambil Alih Kuba di Tengah Kolapsnya Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB