JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – PT PLN (Persero) mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Priok–Muara Tawar untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di Jakarta dan Jawa Bagian Barat.
Hingga pertengahan Juli 2026, progres proyek mencapai 84 persen dan ditargetkan beroperasi pada Agustus 2026.
Proyek ini menjadi bagian dari jaringan Jakarta Looping 500 kV yang menghubungkan pembangkit Priok, Muara Tawar, hingga Muara Karang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Infrastruktur tersebut memperkuat sistem transmisi sekaligus mengurangi risiko pemadaman listrik berskala besar (blackout).
Perkuat Keandalan Listrik
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 (UPP JBB 4), Sigit Hardiyanto, menegaskan proyek ini berfokus memperkuat keandalan sistem transmisi, bukan menambah kapasitas listrik.
“Kami membangun jaringan ini untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap aman,” ujar Sigit dalam Media Gathering bertema “Bersinergi Membangun Negeri” di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/7/2026).
Saat ini, PLN melanjutkan tahap penarikan kabel (stringing) setelah menyelesaikan sebagian besar pembangunan menara transmisi.
Salurkan Kompensasi ROW
Selain mempercepat konstruksi, PLN juga menyalurkan kompensasi Right of Way (ROW) kepada pemilik tanah, bangunan, dan tanaman yang terdampak jalur transmisi.
PLN melaksanakan proses tersebut secara bertahap di Koja, Cilincing, hingga Tanjung Priok.
Asisten Manager Perizinan dan Pertanahan PLN UPP JBB 4, Ari Sujatmiko, mengatakan PLN mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2025 dalam menentukan mekanisme kompensasi dan ruang bebas jaringan transmisi.
Dukung Pertumbuhan Ekonomi
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), Yasir, menilai SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar menjadi infrastruktur penting untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, sinergi antara PLN, pemerintah, masyarakat, dan media menjadi kunci percepatan penyelesaian proyek.
PLN optimistis proyek ini akan memperkuat sistem Jakarta Looping 500 kV, meningkatkan keandalan pasokan listrik di Jawa Bagian Barat, serta memenuhi kebutuhan energi rumah tangga, layanan publik, dan sektor industri secara berkelanjutan. (MR)
Editor : Hadwan













