Polda Metro Jaya Ungkap Perekrut Korban Eksploitasi Remaja Telah Meninggal Dunia

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya menyelidiki kasus eksploitasi remaja 15 tahun yang dijadikan pemandu karaoke hingga hamil. (Dok-PMJ)

Polda Metro Jaya menyelidiki kasus eksploitasi remaja 15 tahun yang dijadikan pemandu karaoke hingga hamil. (Dok-PMJ)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru kasus dugaan eksploitasi terhadap remaja 15 tahun yang dijadikan pemandu karaoke hingga hamil. Polisi menyebut salah satu pelaku perekrut korban, RH, meninggal dunia.

Baca Juga :  Bagaimana Yunani Kuno Menciptakan Konsep Uang Modern?

AKBP Reonald Simanjuntak, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, menyatakan RH meninggal akibat kecelakaan lalu lintas pada Februari 2025, jauh sebelum penyidik menetapkannya sebagai tersangka.

“Dari hasil penelusuran, RH sudah meninggal dunia dengan bukti surat keterangan kematian bulan Februari 2025 karena kecelakaan,” ujar Reonald, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga :  Perang dan Propaganda: Bagaimana Opini Publik Dibentuk dan Dimenangkan
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak.

Kematian RH menghentikan proses hukum terhadapnya, tetapi penyidik masih melanjutkan penyidikan terhadap tersangka lain dalam kasus ini. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB