JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perang konsol tidak hanya tentang angka penjualan unit perangkat keras. Jumlah penjualan game pada setiap konsol juga memegang peran yang sangat penting.
Dominasi Mutlak PlayStation di Pasar Software
Penerbit game tentu memprioritaskan platform dengan potensi pasar yang lebih besar. Hal ini memengaruhi strategi pemasaran, pengembangan, hingga opsi game eksklusif.
Analis industri Chris Dring menyoroti fenomena ini melalui data rahasia terbaru. Editor The Game Business tersebut membagikan estimasi kontribusi penjualan awal game.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data itu, PS5 menyumbang 75 hingga 80 persen penjualan game AAA single-player. Angka ini berlaku untuk game lintas platform yang juga meluncur di Xbox.
Artinya, pembeli mengambil 75 hingga 80 kopi game dari PlayStation Store. Sisa penjualan yang sedikit barulah mengalir ke konsol Xbox.
Dring melihat pola ini semakin sering muncul pada game AAA non-eksklusif belakangan ini. Faktor terbesar berasal dari jumlah basis pengguna PS5 yang sangat masif.
Sony memiliki jumlah calon pembeli yang jauh melampaui basis pengguna Xbox Series X|S. Keunggulan basis pengguna ini memperbesar peluang kesuksesan komersial bagi para penerbit game.
Pergeseran Strategi Bisnis Microsoft
Namun, Xbox tidak serta-merta kehilangan keuntungan bisnis sepenuhnya. Microsoft kini menggeser fokus utama mereka dari penjualan konsol murni.
Mereka memilih membangun ekosistem game yang jauh lebih luas. Strategi baru ini mengandalkan layanan Game Pass, PC, serta komputasi awan (cloud).
Microsoft bahkan merilis game besutan studio internal mereka ke konsol PlayStation. Langkah ini membuat penjualan game Xbox tidak lagi menjadi satu-satunya indikator kesuksesan.
Dampak Dominasi terhadap Prioritas Penerbit
Di sisi lain, keunggulan PlayStation memberikan sinyal penting bagi penerbit pihak ketiga. Kontribusi penjualan yang besar membuat penerbit menaruh prioritas tinggi pada PS5.
Prioritas ini mencakup kerja sama pemasaran hingga bonus pesanan awal. Penerbit juga memprioritaskan optimasi kinerja game pada konsol Sony selama proses pengembangan.
Dominasi pasar ini menjelaskan alasan Sony tetap percaya diri memproduksi perangkat keras. Sony menegaskan bahwa konsol khusus akan tetap menjadi inti bisnis PlayStation.
Kehadiran basis pengguna yang besar menjaga posisi tawar PlayStation di industri game global. Namun, publik harus mengingat bahwa angka ini merupakan estimasi awal dari analis.
Angka resmi dari Sony dan Microsoft bisa saja memiliki sedikit perbedaan. Persentase ini juga bervariasi bergantung pada judul game, genre, serta wilayah penjualan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












