Rebutan Sawit Berujung Maut, Pria di Pandeglang Tewas Dibacok Rekan Sendiri

Senin, 27 Oktober 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

PANDEGLANG, POSNEWS.CO.ID Seorang pria bernama Aang Humaedi (34) tewas mengenaskan usai dibacok secara brutal oleh rekannya sendiri, A alias Udo (35).

Aksi pembacokan tersebut di picu terjadi di Kampung Rancasadang, Desa Cikalog, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang.

Kapolsek Cibaliung Iptu Asep Jamaludin mengungkapkan, perkelahian maut itu pecah karena rebutan lahan bisnis sawit.

Perselisihan bermula saat pelaku lebih dulu membeli hasil sawit warga yang biasanya ditampung korban.

Biasanya hasil sawit masyarakat dibeli oleh korban. Tapi kali ini Udo datang duluan, dan itu yang memicu keributan,” jelas Asep, Senin (27/10/2025).

Baca Juga :  Rano Karno Pastikan Rekrutmen Damkar Jakarta Steril dari Pungli, Begini Mekanismenya

Berebut Sawit, Nyawa Melayang

Menurut Asep, kedatangan pelaku ke lokasi langsung menyulut emosi korban. Tak lama kemudian, keduanya terlibat adu mulut yang berujung baku hantam. Dua teman korban, Aep dan Nadi, ikut terseret dalam perkelahian sengit itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, masing-masing mengeluarkan golok dan bentrokan pun pecah,” ujar Asep.

Dalam duel berdarah itu, Humaedi tewas di tempat dengan luka bacok parah di tubuh dan kaki. Sementara dua rekannya mengalami luka serius di wajah dan kaki.

Baca Juga :  Tragedi di Magelang: Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Jatuh Saat Dikejar Klitih

Polisi bergerak cepat. Pelaku akhirnya berhasil dibekuk tanpa perlawanan dan digelandang ke Mapolres Pandeglang.

Pelaku sudah diamankan dan kasusnya kini ditangani Polres Pandeglang,” tegas Asep.

Kini, warga Pandeglang masih syok atas insiden berdarah yang dipicu rebutan pembelian sawit tersebut. Polisi memastikan akan memproses kasus ini hingga tuntas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas
Menko Polkam Atensi Keamanan Papua, Negara Tak Mundur Hadapi Teror Bandara
Ditangkap Saat Sahur, Begal Modus Fitnah Pelecehan Ternyata Sudah 4 Kali Beraksi
Kunjungan Trump ke Beijing: Diplomasi Dagang di Tengah Pukulan Hukum Mahkamah Agung

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:10 WIB

Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:57 WIB

ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:37 WIB

Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB

Zelensky sedang memberikan pidato pada konferensi beberapa bulan yang lalu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 15:37 WIB