Sabu Hampir 5 Kg dari Iran Digagalkan di Tangsel, Polisi Tangkap 2 Kurir

Selasa, 14 April 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Pengungkapan kasus narkoba kembali bikin geger.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran sabu jaringan internasional asal Iran dengan total berat hampir 5 kilogram di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

Penindakan ini dilakukan cepat dan terukur oleh Unit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba. Polisi langsung meringkus dua tersangka berinisial TP (32) dan C (31) beserta barang bukti sabu seberat 4.874 gram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengamankan dua orang tersangka berikut barang bukti sabu sekitar 4,8 kilogram,” tegas Kanit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Iptu Andri Fajar, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Polda Metro Selidiki Laporan KPK, Dugaan Pemalsuan Dokumen Saksi Kasus Hasbi Hasan

Jaringan Iran–Indonesia Terbongkar

Selanjutnya, hasil pemeriksaan mengungkap fakta mencengangkan. Sabu tersebut ternyata dipesan langsung dari seorang warga negara Iran yang berada di luar negeri.

Barang haram itu dikirim melalui jalur udara dan masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta.

Dengan demikian, polisi memastikan kasus ini merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional yang terorganisir rapi dan melibatkan kurir lintas negara.

Tak hanya sabu, aparat juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti timbangan elektrik, ponsel, serta plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika sebelum diedarkan.

Dari pengungkapan ini, polisi memperkirakan ribuan jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba yang berbahaya.

Baca Juga :  Bareskrim Gerebek Gudang Selundupan di Penjaringan, Ribuan HP Ilegal Disita

Pengembangan Terus Dilakukan

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mako Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sementara itu, polisi terus mengembangkan kasus guna membongkar jaringan yang lebih besar, termasuk memburu pengendali utama yang diduga berada di Iran.

Di sisi lain, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba.

Dengan pengungkapan ini, Polda Metro Jaya kembali menegaskan komitmennya untuk menghantam jaringan narkotika internasional hingga ke akar-akarnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:09 WIB

Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Berita Terbaru

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB

Membela asa perdamaian. Kelompok masyarakat sipil Israel dan Palestina menyerahkan seruan darurat solusi dua negara kepada Prancis menjelang pertemuan puncak KTT G7. Dok: Istimewa

INTERNASIONAL

Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik

Sabtu, 13 Jun 2026 - 15:09 WIB