Satpam KPU Wajo Tikam Staf dengan Badik, Dipicu Dugaan Kopi Diludahi

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan lokasi penikaman satpam terhadap staf di Kantor KPU Wajo, Sulawesi Selatan. (Posnews/KPU Wajo)

Polisi mengamankan lokasi penikaman satpam terhadap staf di Kantor KPU Wajo, Sulawesi Selatan. (Posnews/KPU Wajo)

WAJO, POSNEWS.CO.ID — Suasana Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mendadak berubah mencekam setelah seorang petugas keamanan (satpam) berinisial BA (43) menyerang seorang staf KPU berinisial AW (47) menggunakan senjata tajam jenis badik.

Korban mengalami sejumlah luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Insiden berdarah itu terjadi di Jalan Bau Mahmud, Kelurahan Bulupabbulu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, dan langsung memicu kepanikan di lingkungan kantor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipicu Dugaan Kopi Diludahi

Berdasarkan keterangan polisi, peristiwa bermula ketika BA mendatangi AW untuk meminta penjelasan terkait kopi yang diminumnya dan diduga telah diludahi oleh korban.

Kapolsek Tempe Iptu Irwan menjelaskan bahwa pelaku awalnya berusaha meminta klarifikasi secara langsung.

Baca Juga :  426 Siswa SMA 1 Jogja Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

“Peristiwa berawal saat pelaku mendatangi korban untuk meminta penjelasan terkait kopi yang diminumnya yang diduga telah diludahi oleh korban,” kata Irwan, Minggu (9/8/2026).

Namun, korban membantah tuduhan tersebut. Percakapan keduanya kemudian memanas hingga pelaku kehilangan kendali.

Badik Dicabut, Korban Bersimbah Darah

Dalam kondisi emosi, BA mencabut badik yang dibawanya dari pinggang dan mengayunkannya berulang kali ke arah korban. Serangan itu mengenai beberapa bagian tubuh AW.

Korban mengalami luka robek pada tangan kiri, luka gores pada lengan kanan, serta luka di leher dan dada kiri.

Rekan-rekan korban segera memberikan pertolongan sebelum membawanya ke RSUD Lamaddukelleng Sengkang untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Polisi Tangkap Pelaku dan Sita Barang Bukti

Tak lama setelah kejadian, personel Polsek Tempe tiba di lokasi dan langsung mengamankan BA beserta sebilah badik yang diduga digunakan dalam penyerangan.

Baca Juga :  Ormas Garut Siap Backup Polres 24 Jam, Tegas Jaga Kamtibmas dari Kejahatan

Penyelidikan sementara mengungkap bahwa pelaku dan korban memang telah beberapa kali terlibat perselisihan sebelum insiden penikaman terjadi.

“Korban ini sering berselisih paham dengan pelaku sebelumnya. Pelaku sempat meminta penjelasan baik-baik, tetapi dijawab dengan tidak baik,” ujar Irwan.

Ancaman Hukuman

BA kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Tempe. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 466 ayat (1) KUHP Baru tentang penganiayaan, yang mengancam pelaku dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 6 bulan.

Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami kronologi lengkap untuk melengkapi berkas perkara.

Kasus ini mengingatkan bahwa konflik kerja dapat berujung pada kekerasan saat emosi tak terkendali.

Penyelesaian sengketa melalui dialog, mediasi, dan pengendalian emosi tetap menjadi langkah paling aman untuk mencegah tragedi serupa terulang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB