Sekuriti Supermarket di Jakarta Barat Gondol Sembako Rp70 Juta untuk Judi Online

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Tambora mengamankan sekuriti supermarket yang mencuri sembako senilai Rp70 juta dan menggunakan hasilnya untuk judi online. (Posnews/Ist)

Petugas Polsek Tambora mengamankan sekuriti supermarket yang mencuri sembako senilai Rp70 juta dan menggunakan hasilnya untuk judi online. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi nekat seorang petugas keamanan di Jakarta Barat berakhir di tangan polisi.

Bukannya menjaga aset perusahaan, pria berinisial I (44) justru mencuri berbagai barang kebutuhan pokok dari supermarket tempatnya bekerja di kawasan Tambora.

Unit Reskrim Polsek Tambora berhasil membongkar aksi pencurian tersebut setelah menerima laporan dari manajemen supermarket yang mencurigai adanya kehilangan barang secara berulang dalam beberapa bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat ulah pelaku, pihak supermarket mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp70 juta.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, didampingi Panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo, menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan statusnya sebagai karyawan untuk menjalankan aksi pencurian tanpa menimbulkan kecurigaan.

“Pelaku telah melakukan aksinya sejak Februari 2026 atau sekitar lima bulan. Barang-barang yang dicuri kemudian dijual kembali, dan uang hasil penjualannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta bermain judi online,” kata AKP Sudrajat, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga :  Razia Besar-besaran Setahun di Lapas, Imipas Sita 10 Ribu Ponsel dan 24 Ribu Sajam

Gunakan Loker Pribadi untuk Sembunyikan Barang Curian

Dalam menjalankan aksinya, pelaku memiliki modus yang cukup rapi. Ia mengumpulkan berbagai produk sembako ke dalam keranjang belanja, lalu menyimpannya di loker pribadi yang berada di area karyawan.

Setelah itu, pelaku membawa barang-barang tersebut keluar saat jam kerja berakhir sehingga aksinya tidak langsung terdeteksi.

Namun seiring berjalannya waktu, manajemen supermarket mulai menemukan kejanggalan.

Stok sejumlah barang kebutuhan pokok terus berkurang, sementara hasil audit internal menunjukkan adanya selisih yang cukup besar.

Karena itu, pihak manajemen memperketat pengawasan dan melakukan pendalaman internal.

Hasilnya, kecurigaan mengarah kepada pelaku hingga akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Tambora.

Polisi Kumpulkan Bukti, Pelaku Akhirnya Mengaku

Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Unit Reskrim Polsek Tambora langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Polisi mengumpulkan sejumlah alat bukti dan memeriksa beberapa saksi.

Baca Juga :  Kepala KCP Bank BRI Diculik dan Dibunuh Usai Rapat, Satu Pelaku Ternyata Debt Collector

Saat menjalani pemeriksaan, pelaku akhirnya mengakui seluruh perbuatannya. Ia mengaku berulang kali mencuri sembako dengan memanfaatkan situasi dan kelengahan di lingkungan kerja.

Penyidik juga menemukan fakta bahwa sebagian uang hasil penjualan barang curian digunakan pelaku untuk bermain judi online.

Judi Online Kembali Jadi Pemicu Kejahatan

AKP Sudrajat menegaskan bahwa kasus ini menjadi bukti bahwa tindak pidana bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk orang yang diberi kepercayaan untuk menjaga keamanan.

Karena itu, ia kembali mengingatkan masyarakat agar menjauhi praktik judi online yang kerap memicu berbagai tindak kriminal demi mendapatkan uang secara instan.

“Judi online sering menjadi pemicu seseorang melakukan tindakan melawan hukum karena tekanan ekonomi dan keinginan mendapatkan keuntungan cepat,” ujarnya.

Saat ini, pelaku telah mendekam di tahanan Polsek Tambora untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice
Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas
4 Motor Diduga untuk Balap Liar Diamankan Brimob di Kalimalang
Jule Diamankan Polisi Terkait Vape Etomidate, Begini Kronologinya
Pilkades Bekasi Tinggal Sehari, Polisi Waspadai Botoh dan Bentuk Satgas Antijudi
Tiga Karung di Petamburan Bikin Polisi Curiga, Isinya 62,5 Kg Ganja
Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut
Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 07:50 WIB

Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice

Minggu, 20 September 2026 - 07:16 WIB

Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:52 WIB

4 Motor Diduga untuk Balap Liar Diamankan Brimob di Kalimalang

Sabtu, 19 September 2026 - 16:44 WIB

Jule Diamankan Polisi Terkait Vape Etomidate, Begini Kronologinya

Sabtu, 19 September 2026 - 13:24 WIB

Pilkades Bekasi Tinggal Sehari, Polisi Waspadai Botoh dan Bentuk Satgas Antijudi

Berita Terbaru

Donald Trump mengumumkan pembentukan AI Force untuk mendukung industri AI AS. Simak rincian kebijakan baru dan kontroversi pusat data AI. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Minggu, 20 Sep 2026 - 21:58 WIB

Polisi Rusia menangkap pengamat pemilu Partai Yabloko hingga pingsan di St. Petersburg. Simak rincian insiden dan dugaan pelanggaran pemilu Duma. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:55 WIB

Denmark dan Greenland menegaskan kedaulatan wilayah usai Donald Trump mengklaim kontrol militer permanen di Arktik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:30 WIB