Soeharto dan Gus Dur Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo

Senin, 10 November 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada ahli waris Soeharto dan Gus Dur dalam upacara di Istana Negara, Senin (10/11/2025).

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada ahli waris Soeharto dan Gus Dur dalam upacara di Istana Negara, Senin (10/11/2025).

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β€” Pengumuman yang dinanti akhirnya pecah di Istana Negara. Satu nama Jenderal Besar Soeharto masih menjadi pro kontra di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh bangsa, termasuk Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada Senin (10/11/2025).

Langkah bersejarah ini menjadi puncak peringatan Hari Pahlawan 2025, disaksikan para ahli waris yang hadir untuk menerima penghargaan atas jasa besar para tokoh tersebut.

Daftar 10 Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2025

Menurut Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK Tahun 2025, berikut daftar lengkap penerimanya:

  1. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) β€” Jawa Timur
  2. Jenderal Besar TNI Soeharto β€” Jawa Tengah
  3. Marsinah β€” Jawa Timur
  4. Mochtar Kusumaatmaja β€” Jawa Barat
  5. Hajjah Rahma El Yunusiyyah β€” Sumatera Barat
  6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo β€” Jawa Tengah
  7. Sultan Muhammad Salahuddin β€” Nusa Tenggara Barat
  8. Syaikhona Muhammad Kholil β€” Jawa Timur
  9. Tuan Rondahaim Saragih β€” Sumatera Utara
  10. Zainal Abidin Syah β€” Maluku Utara
Baca Juga :  Usai Diperiksa KPK Korupsi Ijon Proyek, Bupati Bekasi: Semoga Pak Gubernur Dedi Sehat Selalu

Makna Mendalam dan Rekonsiliasi Nasional

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa proses penetapan nama-nama tokoh itu melewati seleksi ketat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menerima berbagai masukan dari Ketua MPR, Wakil Ketua DPR, hingga sejumlah tokoh bangsa sebelum mengambil keputusan final.

β€œPresiden ingin keputusan ini lahir dari suara kebangsaan. Semua melalui dialog, pertimbangan, dan penghormatan terhadap jasa para tokoh,” ujar Prasetyo tegas di Istana Negara.

Selanjutnya, ia menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan tertinggi negara kepada mereka yang telah berjuang demi kemerdekaan, persatuan, dan pembangunan Indonesia.

Baca Juga :  Kurban Istiqlal 2026: 78 Hewan Disembelih, Daging Capai 10 Ton

β€œPara tokoh ini memberi teladan luar biasa. Mereka pantas dikenang sebagai pahlawan sejati bangsa,” tandasnya.

Langkah Presiden Prabowo menganugerahkan gelar pahlawan kepada Soeharto dan Gus Dur menjadi simbol rekonsiliasi nasional yang kuat.Kedua pemimpin dengan latar dan gaya kepemimpinan berbeda kini bersatu dalam satu penghormatan β€” sebagai pahlawan untuk Indonesia.

Selain itu, kebijakan ini menandai arah baru pemerintahan Prabowo yang berupaya menyatukan sejarah bangsa tanpa sekat politik masa lalu.

Dengan momentum Hari Pahlawan 2025, bangsa Indonesia kembali diingatkan bahwa:Β β€œPerbedaan boleh ada, tapi pengabdian untuk negeri harus abadi.” (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen
Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung
KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor
Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa
Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat
Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Dokumen dan BBE Disita
Posko SAR Arupadhatu 1 Ditutup, 5 Jurnalis dan 3 Awak Masih Hilang
Perdagangan Indonesia-Inggris Capai USD2,66 Miliar, CEPA Dikebut

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:20 WIB

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 15:46 WIB

Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor

Jumat, 18 September 2026 - 10:26 WIB

Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa

Jumat, 18 September 2026 - 07:42 WIB

Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat

Berita Terbaru

AS setujui penjualan 48 jet tempur F-35 senilai US$24,3 miliar ke Arab Saudi. Simak dampak terhadap keseimbangan militer Timur Tengah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:04 WIB

Hakim AS perintahkan pemberitahuan 30 hari sebelum pembongkaran Kennedy Center. Simak kontroversi nama Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:00 WIB

Milisi Houthi kuasai Selat Bab el-Mandeb dan pelabuhan Mokha. Simak dampak eskalasi konflik Yaman terhadap harga minyak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Milisi Houthi Kuasai Jalur Maritim Utama Yaman

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:03 WIB