Tawuran Sadis di Bogor, Pelajar SMK Luka Parah Ditemukan di Depan Minimarket

Jumat, 7 November 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tawuran. (Ist)

Ilustrasi, Tawuran. (Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID Aksi tawuran pelajar terus terjadi dan kembali memakan korban di Kota Bogor. 

Seorang pelajar SMK ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan sebuah minimarket di Jalan Darmais, Kelurahan Kencana, Tanah Sareal, Bogor, Jumat (7/11/2025) dini hari.

Remaja itu mengalami luka bacok di kepala, diduga kuat akibat tawuran antar pelajar yang kembali pecah.

“Kami menerima laporan warga tentang remaja tergeletak di depan minimarket. Setelah dicek, benar ada korban dengan luka bacok di kepala,” ungkap Kapolsek Tanah Sareal Kompol Doddy Rosjadi.

Baca Juga :  Modus Pura-pura Ditabrak, Komplotan Pencuri Sadis Gasak Rp20 Juta di Jakpus

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Polisi yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat.

Setelah ditelusuri, korban diketahui pelajar kelas XII salah satu SMK di Kota Bogor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, drama berdarah itu tak berhenti di situ. Saat polisi melakukan pengecekan di rumah sakit, ditemukan dua korban lain yang juga mengalami luka akibat tawuran.

“Total ada tiga korban luka. Dua di antaranya mengalami luka di tangan kiri dan punggung,” jelas Doddy.

Baca Juga :  Polresta Bogor Lumpuhkan Dua Kelompok Copet, 6 Tersangka Dibekuk

Kini, tim Reskrim Polsek Tanah Sareal masih menyelidiki penyebab pasti tawuran dan memburu pelaku pembacokan.

Polisi juga berkoordinasi dengan sekolah korban untuk mengungkap identitas kelompok yang terlibat.

“Kami masih mendalami motif dan kelompok yang terlibat. Tawuran ini jelas meresahkan warga,” tegasnya.

Aksi tawuran pelajar di Kota Bogor belakangan memang makin brutal. Polisi mengingatkan para orang tua dan pihak sekolah untuk memperketat pengawasan agar kejadian serupa tak terulang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB