TC Dubai Rampung, Garuda Asia Tanpa Kemenangan, PR Berat Jelang Piala Dunia

Jumat, 31 Oktober 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Timnas Indonesia U-17 bertanding melawan Panama U-17 di Dubai. (Federation Ivoirienne de Football)

Pemain Timnas Indonesia U-17 bertanding melawan Panama U-17 di Dubai. (Federation Ivoirienne de Football)

DUBAI, POSNEWS.CO.ID Timnas Indonesia U-17 tanpa satu pun meraih kemenangan dalam pemusatan latihan (TC) dan rangkaian uji coba internasional di Dubai, Uni Emirat Arab.

Program intensif ini menjadi persiapan penting sebelum berlaga di Piala Dunia U-17 2025 Qatar, namun hasilnya belum memuaskan.

Skuad Garuda Asia tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia, lawan-lawan kuat yang siap menjegal ambisi merah putih.

Sayangnya, dari tiga uji coba internasional di Dubai, anak asuh Nova Arianto belum menunjukkan taringnya.

Pada laga terakhir kontra Panama U-17, Jumat dini hari WIB (31/10/2025) dalam ajang U-17 Dubai Youth Challenge, Indonesia bermain imbang 1-1.

Baca Juga :  Malam Ini Timnas Indonesia U-17 vs Brasil: Nova Arianto Tantang Pemain Jangan Takut

Sebelumnya, pasukan Garuda Asia tumbang 1-2 dari Paraguay U-17 pada 25 Oktober.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu, dua hari berikutnya, Indonesia kembali tersendat usai ditahan imbang 0-0 oleh Pantai Gading U-17 pada 27 Oktober.

Akhirnya, tiga laga berujung satu gol, dua hasil imbang, dan satu kekalahanhasil yang membuat alarm peringatan berbunyi keras jelang kick-off turnamen dunia tersebut.

Evaluasi Ketat Wajib Dilakukan

Dengan waktu persiapan yang kian sempit, hasil ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Nova Arianto.

Baca Juga :  Indra Sjafri Ambil Alih Timnas U-23, Gerald Vanenburg Dicopot

“Data dan evaluasi sudah kami dapatkan, sekarang waktunya memperbaiki detail permainan,” demikian gambaran yang mengemuka dari kubu Garuda Asia.

Meski begitu, Nova masih memiliki waktu untuk memoles strategi, membenahi koordinasi, dan memperkuat mental bertanding tim. Kepercayaan diri pemain sangat dibutuhkan untuk menghadapi atmosfer Piala Dunia.

Keikutsertaan Indonesia U-17 kali ini menjadi catatan istimewapertama kalinya tim muda Garuda lolos melalui jalur kualifikasi.

Jika sebelumnya tampil sebagai tuan rumah, kini pertarungan sesungguhnya menunggu di Qatar. Taruhan harga diri sepak bola usia muda Indonesia sedang dipertaruhkan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB