Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Sudah Sadar, Polisi Dalami Motif Bullying

Sabtu, 8 November 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pihak kepolisian terus mendalami misteri ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara yang sudah mulai terkuak.

Polisi memastikan terduga pelaku yang meledakkan bom rakitan tersebut kini sudah sadar dan masih dirawat intensif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkap, pelaku yang masih di bawah umur itu kini menjadi perhatian penuh tim medis dan penyidik.

“Terduga pelaku merupakan anak berhadapan dengan hukum. Saat ini dia sudah sadar dan masih dirawat. Fokus kami sekarang pemulihan kondisi pelaku,” tegas Budi kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga :  Kapolri Bongkar 87 Kontainer CPO Ilegal di Tanjung Priok, Kerugian Negara Nyaris Triliunan

Tak berhenti di situ, tim gabungan Densus 88 Antiteror, Puslabfor Mabes Polri, dan Gegana Brimob juga bergerak cepat membongkar jaringan serta motif di balik ledakan yang mengguncang sekolah tersebut.

“Ada analisa terhadap motif dan jaringan. Tim Densus dan Gegana sedang mencocokkan hasil temuan di lokasi, termasuk jenis serbuk bahan peledak yang digunakan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan bahwa terduga pelaku adalah siswa aktif SMAN 72 Jakarta.

“Terduga pelaku merupakan salah satu siswa di sekolah itu. Kondisinya sudah membaik dan masih menjalani perawatan,” ujar Kapolri usai menjenguk korban di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Hengki Haryadi Jadi Wakapolda Riau, Polisi Berani Penumpas Kejahatan Besar

Jenderal Sigit memastikan penyidik terus mendalami motif di balik aksi mengejutkan ini, termasuk dugaan kuat adanya unsur perundungan (bullying) yang memicu nekatnya pelaku.

“Semua informasi, termasuk dugaan bullying, sedang kami dalami untuk membuat terang kasus ini,” tegas Kapolri.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman forensik dan pemeriksaan saksi di lokasi sekolah.

Publik pun menunggu hasil resmi penyelidikan untuk mengungkap apa sebenarnya yang terjadi di balik tragedi ledakan SMAN 72 Kelapa Gading. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing
Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran
Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah
Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan
Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya
Trump Izinkan Tanker Minyak Rusia Masuk Kuba di Tengah Krisis
Zelenskyy Klaim Tour Timur Tengah Sukses Amankan Kesepakatan Strategis
Proyek East Wing White House Senilai $400 Juta

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:29 WIB

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:24 WIB

Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:20 WIB

Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:40 WIB

Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya

Berita Terbaru

Misi jembatan perdamaian. Ketua KMT Cheng Li-wun bersiap mengunjungi Tiongkok untuk membuktikan bahwa perang bukan takdir bagi kedua belah pihak selat, di tengah keretakan internal partai soal anggaran pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:29 WIB