Viral Dugaan Asusila di Taksi Online Cipulir, Gojek Blokir Permanen Akun Penumpang

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gojek Pastikan Ekosistem Aman Usai Kasus Viral di Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

Gojek Pastikan Ekosistem Aman Usai Kasus Viral di Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan perbuatan asusila di dalam taksi online kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, langsung berbuntut tegas.

Manajemen Gojek resmi memblokir permanen akun penumpang yang terbukti melanggar aturan platform.

Langkah ini diambil setelah tim internal menyelesaikan investigasi atas video viral yang beredar luas di media sosial.

Head of Corporate Affairs ODS Gojek, Rosel Lavina, menegaskan perusahaan tidak mentolerir pelanggaran etika di dalam layanan transportasi online.

“Berdasarkan hasil investigasi, penumpang terbukti melakukan pelanggaran. Akun tersebut telah kami suspend atau blokir permanen,” tegasnya, Minggu (15/2/2026).

Gojek Perketat Pengawasan, Driver Diminta Aktif Laporkan Pelanggaran

Setelah menjatuhkan sanksi, Gojek langsung memperkuat sistem pengawasan. Selain itu, perusahaan mengimbau seluruh mitra driver untuk aktif melaporkan setiap pelanggaran melalui kanal resmi, termasuk fitur bantuan di aplikasi Gojek Driver.

Baca Juga :  Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya

Dalam situasi darurat, mitra maupun pelanggan dapat menekan tombol darurat yang terhubung langsung ke Unit Darurat/Satgas Gojek selama 24 jam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, Gojek ingin memastikan ekosistem tetap aman, nyaman, dan bebas dari tindakan asusila maupun pelanggaran lainnya.

“Komitmen kami jelas, kami hadirkan layanan yang aman melalui langkah preventif dan penindakan tegas,” tambah Rosel.

Kronologi Versi Sopir: Curiga, Turunkan Spion, Lalu Tegur

Sementara itu, sopir berinisial AR membeberkan kronologi kejadian yang kemudian viral. Ia menerima pesanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan.

Namun, di tengah perjalanan, ia mulai curiga karena penumpang perempuan terus tiduran dengan kepala di paha penumpang laki-laki.

Untuk memastikan situasi, AR menurunkan spion tengah. Setelah itu, ia melihat dugaan tindakan asusila terjadi di kursi belakang.

Baca Juga :  Istana Ingatkan Pejabat Publik: Gunakan Sirine di Jalan Jangan Berlebihan

“Saya turunkan spion tengah, lalu saya tegur,” ujar AR, Kamis (12/2).

Awalnya, pasangan tersebut tidak menggubris teguran. Akan tetapi, setelah AR meninggikan nada suara, penumpang perempuan akhirnya bangkit. Ia juga melihat pakaian keduanya dalam kondisi tidak rapi.

Edukasi Etika Penumpang Jadi Sorotan

Meski merasa geram, AR tidak langsung menurunkan penumpang di tengah jalan. Ia mempertimbangkan dampak terhadap performa akun dan orderannya.

Di sisi lain, ia mengunggah video tersebut sebagai bentuk edukasi agar penumpang menjaga sopan santun selama menggunakan layanan transportasi online.

Kasus viral ini kembali menegaskan pentingnya etika dalam transportasi digital. Dengan pemblokiran permanen tersebut, Gojek mengirim pesan tegas bahwa setiap pelanggaran, khususnya yang mengarah pada tindakan asusila, akan ditindak tanpa kompromi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung
Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total
Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya
PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa
Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran
Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar
Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:20 WIB

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung

Kamis, 16 April 2026 - 17:13 WIB

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya

Kamis, 16 April 2026 - 16:04 WIB

PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa

Kamis, 16 April 2026 - 15:21 WIB

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Berita Terbaru

Runtuhnya era Orban. Partai oposisi Tisza pimpinan Peter Magyar meraih kemenangan telak dalam pemilu Hungaria 2026, mengakhiri kekuasaan panjang Viktor Orban dan menjanjikan kembalinya aliansi kuat dengan Uni Eropa serta NATO. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:13 WIB

Mencari kesatuan ekonomi. Para pemimpin keuangan G7 berkumpul di Washington guna menghadapi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global akibat blokade Selat Hormuz yang masih berlanjut di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:21 WIB