5 Rekomendasi Kegiatan Produktif Selain Sekadar Menunggu Adzan

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Investasi waktu di bulan suci. Ubah tradisi menunggu waktu berbuka puasa menjadi ajang pengembangan diri melalui aktivitas terencana yang menyegarkan pikiran dan raga. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Investasi waktu di bulan suci. Ubah tradisi menunggu waktu berbuka puasa menjadi ajang pengembangan diri melalui aktivitas terencana yang menyegarkan pikiran dan raga. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tradisi ngabuburit merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya Ramadan di Indonesia. Masyarakat biasanya menghabiskan waktu sore hari untuk berburu takjil atau sekadar berkumpul bersama kerabat.

Namun demikian, waktu luang tersebut sebenarnya menyimpan potensi besar bagi pertumbuhan pribadi. Alih-alih hanya menunggu jarum jam bergerak, Anda dapat mengoptimalkan jendela waktu ini untuk kegiatan yang lebih bermakna. Oleh karena itu, strategi manajemen waktu yang tepat akan membuat puasa Anda terasa lebih singkat sekaligus memberikan dampak positif bagi masa depan.

1. Perkaya Spiritual dengan Kajian Online dan Podcast

Teknologi memudahkan akses terhadap ilmu agama tanpa harus keluar rumah. Saat ini, banyak platform digital menyediakan rekaman ceramah pendek atau podcast religi dengan durasi 15 hingga 30 menit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Anda dapat memilih topik yang relevan dengan perbaikan karakter atau manajemen emosi. Mendengarkan ilmu baru di sore hari akan membantu menenangkan pikiran dari tekanan pekerjaan. Sebagai hasilnya, Anda memasuki waktu berbuka dengan kondisi hati yang lebih tenang dan lapang.

Baca Juga :  Lebih dari Sekadar Lukisan: Menggali Sejarah Seni

2. Olahraga Intensitas Rendah (Active Recovery)

Banyak orang menghindari aktivitas fisik karena takut merasa haus. Padahal, melakukan gerakan ringan menjelang berbuka justru membantu sirkulasi darah dan memperbaiki suasana hati.

Pakar kesehatan menyarankan jenis latihan berikut:

  • Jalan Santai: Berjalan kaki di sekitar lingkungan rumah selama 20 menit.
  • Stretching Statis: Meregangkan otot-otot yang kaku akibat duduk seharian saat bekerja.
  • Yoga Ringan: Fokus pada pernapasan untuk menurunkan tingkat hormon stres kortisol.

Dengan melakukan gerakan ini, tubuh Anda akan melepaskan endorfin yang mencegah rasa lemas berlebihan saat malam hari.

3. Membaca Buku dan Asah Skill Baru

Waktu ngabuburit adalah momen emas untuk menyelesaikan tumpukan buku yang belum sempat Anda baca. Cobalah mendedikasikan 30 menit setiap sore untuk membaca buku non-fiksi atau biografi tokoh inspiratif.

Lebih lanjut, Anda bisa memanfaatkan aplikasi pembelajaran bahasa atau kursus singkat melalui ponsel. Mempelajari lima kata baru dalam bahasa asing atau memahami dasar-dasar desain grafis secara konsisten setiap hari akan membuahkan hasil luar biasa dalam sebulan. Tentu saja, kegiatan ini jauh lebih bermanfaat daripada sekadar melakukan navigasi tanpa arah di dunia maya.

Baca Juga :  OTT KPK di Ponorogo, Bupati Ikut Diamankan dalam Operasi Senyap Antikorupsi

4. Berbenah dan Decluttering Ruang Kerja

Lingkungan yang rapi mencerminkan pikiran yang tertata. Gunakan waktu sore untuk membereskan meja kerja atau merapikan folder di perangkat komputer Anda.

Selanjutnya, Anda dapat menerapkan metode decluttering minimalis pada satu sudut ruangan setiap harinya. Langkah kecil ini memberikan rasa pencapaian (sense of accomplishment) yang instan. Dengan demikian, Anda akan merasa lebih siap dan termotivasi untuk memulai pekerjaan pada keesokan paginya.

5. Jurnaling dan Refleksi Diri

Tantangan terbesar saat berpuasa adalah menjaga kesabaran. Menulis jurnal atau melakukan refleksi harian membantu Anda mengevaluasi perkembangan diri selama bulan Ramadan.

Tuliskan tiga hal yang Anda syukuri hari ini serta satu pelajaran hidup yang baru Anda dapatkan. Meskipun tampak sederhana, kebiasaan ini memperkuat kesadaran diri dan kematangan emosional. Pada akhirnya, ngabuburit bukan lagi sekadar menunggu matahari terbenam, melainkan proses aktif untuk menjadi versi terbaik dari diri Anda sendiri.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:55 WIB

Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB