Waspada Cuaca Jabodetabek 20 Januari 2026, Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Awan gelap dan hujan di kawasan Jakarta, ilustrasi peringatan cuaca BMKG. (Posnews/Net)

Ilustrasi, Awan gelap dan hujan di kawasan Jakarta, ilustrasi peringatan cuaca BMKG. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada Selasa, 20 Januari 2026.

Warga diimbau waspada terhadap potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi dari siang hingga malam hari.

Prakiraan Cuaca Dini Hari hingga Pagi

BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sebagian wilayah Jabodetabek sejak dini hari hingga pagi.

Baca Juga :  Perang Ekonomi: AS Sasar Armada Bayangan Iran

Wilayah terdampak mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, sesuai pembaruan prakiraan harian BMKG.

Selain itu, BMKG mengingatkan masyarakat agar siap menghadapi potensi kilat, petir, dan angin kencang, terutama pada periode siang hingga malam hari di beberapa wilayah Jabodetabek.

Suhu, Kelembapan, dan Angin

BMKG mencatat suhu udara di Kota dan Kabupaten Bogor berkisar antara 20–24 derajat Celsius, sedangkan wilayah Jabodetabek lainnya berada pada kisaran 22–28 derajat Celsius.

Kelembapan 74–94 persen, angin bertiup barat–barat laut 10–40 km/jam.

BMKG mengeluarkan peringatan cuaca ini sebagai bagian dari pemantauan dinamika atmosfer harian yang memengaruhi aktivitas masyarakat di Jabodetabek. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB