Sinner Tak Terbendung: Catat 18 Kemenangan Beruntun

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juara bertahan tampil prima tanpa drama fisik, sementara Iga Swiatek

Juara bertahan tampil prima tanpa drama fisik, sementara Iga Swiatek "menyapu bersih" harapan terakhir publik Melbourne demi ambisi Career Grand Slam. Dok: Istimewa.

MELBOURNE, POSNEWS.CO.ID – Tidak ada drama kram, tidak ada kelelahan akibat panas, dan tidak ada keberuntungan semata. Pada hari Senin (26/1), Jannik Sinner membuktikan kelasnya sebagai juara bertahan dua kali di Melbourne Park.

Satu-satunya hal yang benar-benar “panas” dari petenis Italia ini adalah rekor kemenangannya. Sinner kini mencatatkan 18 kemenangan berturut-turut di Australia Terbuka.

Ia mengamankan tiket ke perempat final setelah menundukkan rekan senegaranya, Luciano Darderi, dengan skor meyakinkan 6-1, 6-3, 7-6 (2). Ini menandai pencapaian konsistensi luar biasa: perempat final Grand Slam kesembilan secara beruntun bagi Sinner.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pulih dari “Neraka” Panas

Performa ini sangat kontras dengan laga dua hari sebelumnya. Saat itu, Sinner berjuang keras melawan cuaca panas ekstrem dan kram saat melawan Eliot Spizzirri. Ia baru bisa mengambil kendali permainan setelah atap stadion ditutup.

Baca Juga :  China Kecam Pemimpin Eswatini Soal Kunjungan Presiden Taiwan

Namun, dalam pertandingan malam yang lebih sejuk melawan Darderi, Sinner tampil prima.

“Saya merasa cukup baik secara fisik di luar sana. Semuanya baik-baik saja hari ini,” ujar petenis peringkat dua dunia itu.

Meski sempat kehilangan match point pada gim ke-10 set ketiga akibat perlawanan sengit Darderi, Sinner meningkatkan level permainannya di babak tiebreaker untuk mengunci kemenangan.

Tantangan Sinner berikutnya tidak main-main. Ia akan menghadapi unggulan ke-8, Ben Shelton. Petenis muda Amerika berusia 23 tahun itu baru saja menyingkirkan Casper Ruud (unggulan 12) dalam pertarungan empat set.

Statistik berpihak pada sang juara bertahan: Sinner telah memenangkan delapan pertemuan terakhirnya melawan Shelton, termasuk di semifinal turnamen ini tahun lalu.

Swiatek Tanpa Ampun

Sementara itu di sektor putri, Iga Swiatek tampil tanpa belas kasih. Petenis nomor dua dunia asal Polandia ini secara brutal mengakhiri harapan tuan rumah dengan mengalahkan petenis kualifikasi Australia, Maddison Inglis, 6-0, 6-3.

Baca Juga :  Negosiasi Damai Ukraina di Abu Dhabi Terancam Mundur

Inglis (Peringkat 168 dunia) adalah wanita Australia terakhir yang tersisa di undian tunggal putri. Ia mencapai babak keempat setelah lawannya di putaran ketiga, Naomi Osaka, mundur karena cedera perut. Namun, dongeng Inglis berakhir di tangan Swiatek.

Swiatek melepaskan 22 winners dan merebut set pembuka tanpa kehilangan satu gim pun (whitewash).

“Saya merasa cukup percaya diri sejak awal… Saya perlu menyesuaikan diri dengan kaki saya dan benar-benar tepat dengan gerak kaki,” kata Swiatek.

Kemenangan dalam waktu 1 jam 13 menit ini membawa Swiatek selangkah lebih dekat ke ambisi besarnya: meraih gelar Australia Terbuka pertamanya untuk melengkapi Career Grand Slam (memenangkan keempat turnamen mayor).

Di perempat final, ujian berat menanti. Swiatek akan berhadapan dengan juara Wimbledon 2022, Elena Rybakina dari Kazakhstan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: Reuters

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy
Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7
Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC
Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang
Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:08 WIB

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:10 WIB

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB

Peringatan keamanan di Pasifik. Laporan terbaru Lowy Institute memperingatkan lompatan ancaman militer Tiongkok terhadap Australia lewat taktik siber dan potensi pangkalan militer baru. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:45 WIB

Penertiban armada bayangan Rusia. Pasukan Komando Marinir Inggris menggelar operasi boarding untuk menahan tanker minyak Smyrtos di Selat Inggris. Dok: UK MOD Crown/LPhot Hutchins/Handout via REUTERS

INTERNASIONAL

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:08 WIB