Skandal Epstein Seret Bangsawan dan Pejabat Tinggi Eropa

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelidikan mendalam. Polisi Inggris memulai pemeriksaan menyeluruh terhadap Andrew Mountbatten-Windsor atas dugaan pelanggaran jabatan publik pasca-terungkapnya dokumen Jeffrey Epstein.. Dok: X.

Penyelidikan mendalam. Polisi Inggris memulai pemeriksaan menyeluruh terhadap Andrew Mountbatten-Windsor atas dugaan pelanggaran jabatan publik pasca-terungkapnya dokumen Jeffrey Epstein.. Dok: X.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Skandal Jeffrey Epstein kini meluas dan memukul telak figur-figur utama di Eropa. Para jurnalis di seluruh dunia sedang membedah tiga juta berkas terbaru yang mengungkap hubungan antara sang predator seks dengan elit Benua Biru.

Meskipun kemunculan nama dalam berkas bukan bukti tindakan kriminal, kedekatan mereka dengan Epstein memicu konsekuensi nyata. Beberapa tokoh kini menghadapi tuntutan transparansi, sementara yang lain memilih untuk meletakkan jabatan.

Permintaan Maaf Putri Mahkota Norwegia

Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Stoere, menyatakan keprihatinannya atas keterlibatan Putri Mahkota Mette-Marit. Berkas terbaru mengungkap korespondensi email yang ekstensif antara sang putri dan Epstein pasca-vonis kejahatan seks anak tahun 2008.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mette-Marit segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengakui kurang teliti dalam menyelidiki latar belakang Epstein lebih awal. “Saya menyesali hal ini dan harus memikul tanggung jawabnya. Ini sungguh memalukan,” ujar Mette-Marit dalam pernyataan resminya. PM Stoere kini mendesak tokoh-tokoh Norwegia lainnya yang terlibat untuk menjelaskan sejauh mana kontak mereka dengan sang miliarder.

Baca Juga :  Premier Li Qiang Tegaskan Garis Merah Taiwan kepada Senat AS

Pengunduran Diri di Slovakia dan Krisis di Inggris

Di Slovakia, Miroslav Lajcak resmi mengundurkan diri dari posisi penasihat keamanan nasional. Langkah ini ia ambil setelah dokumen menunjukkan adanya pertukaran email antara dirinya dan Epstein yang membahas wanita muda. Meski membantah melakukan tindakan ilegal, Lajcak mundur agar situasi ini tidak membebani posisi politik Perdana Menteri Robert Fico.

Di Inggris, bukti baru menunjukkan bahwa Sarah Ferguson, mantan istri Andrew Mountbatten-Windsor, menyebut Epstein sebagai “saudara yang selalu saya harapkan” dalam email tahun 2009. Hal ini menambah daftar panjang keterlibatan keluarga kerajaan Inggris dalam pusaran skandal tersebut. Andrew sendiri kini menghadapi tekanan dari PM Keir Starmer untuk bersaksi di hadapan Kongres AS guna memberikan keadilan bagi para korban.

Baca Juga :  Iran di Ujung Tanduk: Pezeshkian Tawarkan Gula-Gula Ekonomi

Respon Elite Bisnis: Richard Branson

Miliarder Inggris Richard Branson juga muncul dalam dokumen tersebut melalui email tahun 2013 yang menyebut istilah “harem”. Juru bicara Virgin Group mengklarifikasi bahwa Branson hanya mengulang istilah yang digunakan oleh Epstein.

Pihak Branson menegaskan bahwa mereka segera memutuskan semua kontak setelah proses uji tuntas mengungkap perilaku kejam Epstein. Branson secara tegas mendukung hak para korban untuk mendapatkan keadilan dan menyebut tindakan Epstein sangat menjijikkan. Rentetan pengakuan ini membuktikan bahwa bayang-bayang jaringan Epstein masih menghantui koridor kekuasaan di Eropa.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebijakan Satu Pintu Danantara Berisiko Ganggu Pasokan Global
IAEA Desak Iran Buka Kembali Akses Inspeksi Pasca-Pengeboman
Dump Truk Tabrak Motor di Cikupa, Ibu Tewas dan Dua Anak Terluka
Revisi UU Polri Resmi Disahkan DPR, Ini Poin Penting Pembahasannya
UU Intelijen AS Seksi 702 Terancam Mati Akibat Kontroversi
Modus Kenalan Berujung Curas, Polisi Tangkap Wanita Penjebak di Kalideres
KRL Rangkasbitung Jadi Sasaran Pelemparan, Penumpang Terkena Pecahan Kaca
Dudung Ungkap BGN Siap Suspensi dan Tutup SPPG Bermasalah

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:07 WIB

Kebijakan Satu Pintu Danantara Berisiko Ganggu Pasokan Global

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:33 WIB

IAEA Desak Iran Buka Kembali Akses Inspeksi Pasca-Pengeboman

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:04 WIB

Dump Truk Tabrak Motor di Cikupa, Ibu Tewas dan Dua Anak Terluka

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:41 WIB

Revisi UU Polri Resmi Disahkan DPR, Ini Poin Penting Pembahasannya

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:19 WIB

UU Intelijen AS Seksi 702 Terancam Mati Akibat Kontroversi

Berita Terbaru

Kebijakan ekspor satu pintu. Langkah Indonesia memusatkan ekspor kelapa sawit berisiko mengganggu pasokan global dan menguntungkan produsen kompetitor. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Kebijakan Satu Pintu Danantara Berisiko Ganggu Pasokan Global

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:07 WIB

Kebuntuan diplomasi nuklir. Kepala IAEA Rafael Grossi mendesak Iran membuka kembali akses inspeksi situs nuklir pasca-pengeboman Amerika Serikat dan Israel. Dok: VCG.

INTERNASIONAL

IAEA Desak Iran Buka Kembali Akses Inspeksi Pasca-Pengeboman

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:33 WIB

Sengketa intelijen di Capitol Hill. Undang-Undang pengawasan asing Seksi 702 terancam kedaluwarsa setelah kelompok bipartisan menolak penunjukan Bill Pulte oleh Presiden Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

UU Intelijen AS Seksi 702 Terancam Mati Akibat Kontroversi

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:19 WIB