Negosiasi Damai Abu Dhabi: Pertukaran Tahanan Besar-Besaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Negosiasi dua hari hasilkan kesepakatan mekanisme pemantauan senjata tanpa NATO. Namun, jurang perbedaan soal wilayah masih menganga lebar di tengah gempuran rudal yang terus berlanjut. Dok: Istimewa.

Negosiasi dua hari hasilkan kesepakatan mekanisme pemantauan senjata tanpa NATO. Namun, jurang perbedaan soal wilayah masih menganga lebar di tengah gempuran rudal yang terus berlanjut. Dok: Istimewa.

ABU DHABI, POSNEWS.CO.ID – Perundingan damai putaran kedua antara Rusia dan Ukraina di Abu Dhabi resmi berakhir pada Kamis. Meskipun kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan inti, mereka berhasil menyepakati pertukaran tahanan skala besar.

Kesepakatan ini menjadi hasil nyata pertama dalam hampir lima bulan terakhir. Masing-masing pihak memulangkan 157 tahanan yang terdiri dari personel militer dan warga sipil. Uni Emirat Arab (UEA) menyambut baik kerja sama ini sebagai bukti peran mereka sebagai mediator yang andal dalam meredakan krisis.

Dialog Intensif Tanpa Terobosan Inti

Utusan Gedung Putih, Steve Witkoff, menyatakan bahwa delegasi telah melakukan diskusi ekstensif mengenai isu-isu krusial. Pembahasan tersebut mencakup mekanisme implementasi gencatan senjata dan pemantauan penghentian aktivitas militer.

Namun, Witkoff mengakui bahwa dunia masih membutuhkan upaya lebih besar untuk mencapai penyelesaian konflik yang komprehensif. Perundingan berakhir tanpa pernyataan politik atau keamanan bersama. Hal ini mempertegas adanya perbedaan tajam yang masih bertahan terkait perselisihan wilayah dan jaminan keamanan.

Keluhan Lavrov dan Tuntutan Rusia

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, melontarkan kritik keras dalam wawancara dengan media pemerintah Rusia. Ia menuduh negara-negara Eropa sengaja menghalangi negosiasi langsung antara Rusia dan Amerika Serikat.

Lavrov juga menyebut rencana Eropa untuk merespons pelanggaran perjanjian damai sebagai hal yang “absurd”. Rusia tetap pada tuntutan utamanya, yaitu Ukraina harus menjadi negara yang netral. Menurut Lavrov, Barat gagal memahami logika bahwa gencatan senjata tanpa penyelesaian masalah mendasar hanya akan menjadi ajang pengiriman senjata baru ke Ukraina.

Baca Juga :  PBB Cemas: Gencatan Senjata Gaza Rapuh di Hari ke-100

Inisiatif Zelenskyy dan Langkah Selanjutnya

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengakui bahwa perundingan di Abu Dhabi berjalan tidak mudah. Kiev mendesak kemajuan yang lebih cepat untuk mengakhiri konflik secara terhormat. Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Rustem Umerov, menegaskan bahwa timnya mencari “perdamaian yang bermartabat dan abadi”.

Menariknya, Zelenskyy mengisyaratkan perubahan lokasi untuk putaran selanjutnya. Dalam pidato Kamis malam, ia menyebut pertemuan berikutnya kemungkinan akan berlangsung di Amerika Serikat. Meskipun jadwal pastinya belum dirilis, ketiga pihak sepakat untuk melanjutkan pembicaraan trilateral dalam beberapa minggu mendatang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

Visa kolaborasi dengan MOONTON dan Bank Jago rilis kartu debit edisi terbatas MLBB M8 serta jadi sponsor M Series. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Visa Gandeng MOONTON dan Bank Jago: Hadirkan Kartu Debit

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:52 WIB

GameSir merilis controller G7 Pro edisi Sunset Boulevard dan Ocean Breeze bernuansa Vice City GTA 6. Simak spesifikasi sensor TMR. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

GameSir Rilis Controller G7 Pro Edisi Vice City GTA 6

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:00 WIB

Strava resmi terintegrasi dengan Google Gemini via Connected Apps. Simak cara menghubungkan akun dan keunggulan analisis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Strava Gandeng Google Gemini Hadirkan Analisis Performa

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:49 WIB