Konsulat Baru di Nuuk Jadi Simbol Perlawanan dan Solidaritas Inuit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kontrak sosial di persimpangan jalan. Saat aspirasi rakyat akan perlindungan sosial meningkat, negara-negara di seluruh dunia kini bergelut menyeimbangkan keadilan distributif dengan realitas fiskal yang semakin mencekik. Dok: Istimewa.

Kontrak sosial di persimpangan jalan. Saat aspirasi rakyat akan perlindungan sosial meningkat, negara-negara di seluruh dunia kini bergelut menyeimbangkan keadilan distributif dengan realitas fiskal yang semakin mencekik. Dok: Istimewa.

NUUK, POSNEWS.CO.ID – Pembukaan konsulat baru Kanada dan Prancis di Nuuk kini menjadi simbol perlawanan dan solidaritas bagi masyarakat Inuit. Pemimpin Inuit, Natan Obed, menyebut kehadiran diplomatik ini sangat penting di tengah situasi yang ia gambarkan sebagai “masa yang menakutkan”.

Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, membawa pesan tegas dalam peresmian tersebut. “Tidak ada kebijakan tentang Arktik tanpa keterlibatan masyarakat Arktik,” ujar Anand pada Jumat (6/2). Ia menegaskan bahwa masa depan kawasan ini harus berada di tangan penduduk yang tinggal di sana.

Diplomasi Berbasis Penghormatan

Delegasi Kanada menunjukkan keseriusan mereka melalui kehadiran Mary Simon. Simon merupakan orang Inuk pertama yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal Kanada. Ia menyatakan bahwa pembukaan konsulat pertama di Nuuk bukan sekadar mempererat hubungan diplomatik.

Menurut Simon, langkah ini memperkuat rasa hormat Kanada terhadap demokrasi dan kedaulatan rakyat Greenland. “Kami menghormati hak Anda untuk membentuk masa depan Anda sendiri,” tegasnya. Prancis juga mencatatkan sejarah sebagai negara Uni Eropa pertama yang mendirikan misi diplomatik di wilayah otonom tersebut.

Kegelisahan Natan Obed dan Krisis Global

Meskipun disambut baik, Presiden Inuit Tapiriit Kanatami (ITK), Natan Obed, menyuarakan keresahan yang mendalam. Ia mengecam pemberitaan media yang seringkali tidak menghormati otonomi teritorial dan hak asasi masyarakat Inuit.

Obed menempatkan momen ini dalam perjalanan panjang perjuangan Inuit bertahan dari kolonisasi. Ia memperingatkan bahwa tatanan dunia sedang bergeser secara radikal. “Mungkin kita tidak bisa lagi mengandalkan mekanisme seperti PBB atau NATO dalam waktu lama,” ungkapnya. Oleh karena itu, kolaborasi dengan sekutu internasional baru menjadi tugas yang sangat mendesak.

Baca Juga :  Era Pasca-Kebenaran: Ancaman Deepfake di Ruang Publik

Fondasi Kedaulatan di Atas Tanah

Kekuatan identitas sangat terasa dalam resepsi diplomatik tersebut. Banyak hadirin mengenakan pakaian tradisional kulit anjing laut sebagai simbol budaya yang hidup. Obed menegaskan bahwa gaya hidup Inuit adalah fondasi kedaulatan bagi negara bangsa yang telah mereka bangun bersama.

Ia mengakhiri pesannya dengan merujuk pada tradisi leluhur yang kuat. “Anda lihat perbukitan itu? Jejak kaki saya ada di seluruh bukit itu,” pungkas Obed. Dengan kehadiran Kanada dan Prancis, masyarakat Greenland kini merasa memiliki sekutu konkret dalam menjaga integritas wilayah mereka dari ambisi pihak asing.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa 7,7 SR Guncang Indonesia Timur, 20 Orang Tewas
Trump Tepis Kekhawatiran soal Kondisi Kesehatan Mental
Trump Ancam Jadikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
Gedung Putih Ungkap Kerugian Pajak Rp310-425 Triliun
USS George Washington Menuju Timur Tengah di Tengah
Lebih dari 110.000 Warga Kanada Tanda Tangani Petisi
Iran Klaim Kendali Penuh atas Selat Hormuz, Bantah Klaim Trump
Korea Utara Ancam Gunakan Hak Bela Diri, Kecam Latihan Militer

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Gempa 7,7 SR Guncang Indonesia Timur, 20 Orang Tewas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Trump Tepis Kekhawatiran soal Kondisi Kesehatan Mental

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Trump Ancam Jadikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Gedung Putih Ungkap Kerugian Pajak Rp310-425 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:00 WIB

USS George Washington Menuju Timur Tengah di Tengah

Berita Terbaru

NVIDIA resmi meluncurkan aplikasi native GeForce NOW untuk Linux setelah keluar dari masa beta, menghadirkan cloud gaming dengan performa setara RTX 5080. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

NVIDIA Resmi Rilis GeForce NOW Native untuk Linux

Minggu, 16 Agu 2026 - 14:24 WIB

Tim SAR Polri bersama anjing K9 disiapkan untuk mencari korban gempa di Nusa Tenggara Timur. (Posnews/Humas Polri)

DAERAH

Polri Kerahkan 260 Personel dan 10 K9 Buru Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agu 2026 - 14:22 WIB

Bocoran video dan screenshot dari MMO misterius HoYoverse bernama Nodusfall muncul ke internet, memperlihatkan pendekatan dark fantasy dengan dunia. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bocoran Game MMO Baru HoYoverse Nodusfall

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:21 WIB