Valentine 2026: Mengapa Experience Gift Kini Lebih Populer?

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Memori melampaui materi. Di tahun 2026, pasangan lebih memilih menciptakan kenangan melalui kelas memasak atau perjalanan singkat dibandingkan sekadar bertukar perhiasan mahal. Dok; Istimewa.

Ilustrasi, Memori melampaui materi. Di tahun 2026, pasangan lebih memilih menciptakan kenangan melalui kelas memasak atau perjalanan singkat dibandingkan sekadar bertukar perhiasan mahal. Dok; Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tradisi memberikan kado fisik seperti berlian, jam tangan mewah, atau buket bunga raksasa mulai kehilangan pesonanya. Memasuki tahun 2026, narasi perayaan kasih sayang telah bergeser menjadi ajang untuk menciptakan kenangan yang tidak terlupakan.

Fenomena ini mencerminkan perubahan cara pandang pasangan muda terhadap nilai sebuah hadiah. Saat ini, banyak individu menganggap bahwa pengalaman bersama memiliki nilai sentimental yang jauh lebih tinggi daripada benda mati yang tersimpan di dalam lemari.

Data Tren: Kelas Memasak Mengalahkan Berlian

Laporan dari berbagai platform pemesanan gaya hidup menunjukkan angka yang mengejutkan. Reservasi untuk aktivitas bersama, seperti kelas memasak pasangan atau workshop pembuatan keramik, meningkat drastis hingga 40 persen dibandingkan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, penjualan tiket konser dan paket liburan singkat (staycation) juga mendominasi pasar Valentine 2026. Sebaliknya, indeks penjualan perhiasan mewah dan produk fesyen high-end di beberapa kota besar justru mengalami penurunan tipis. Data ini mengonfirmasi bahwa masyarakat kini lebih gemar menghabiskan uang mereka untuk “membeli waktu” berkualitas bersama pasangan.

Baca Juga :  BPBD Peringatkan Cuaca Ekstrem 21–27 Januari, Hujan Lebat Picu Banjir - Warga Tetap Waspada

Alasan Psikologis di Balik “Kado Pengalaman”

Para pakar perilaku konsumen menyebutkan bahwa kado pengalaman memberikan efek kebahagiaan yang lebih awet. Hal ini terjadi karena manusia cenderung mengalami adaptasi hedonis terhadap barang fisik; rasa senang memiliki ponsel baru akan memudar seiring waktu.

Namun demikian, sebuah perjalanan atau aktivitas menantang akan tersimpan sebagai memori jangka panjang. “Pengalaman menciptakan cerita yang bisa pasangan ceritakan kembali di masa depan,” ujar seorang psikolog hubungan. Oleh karena itu, aktivitas bersama secara langsung memicu pelepasan oksitosin dan dopamin yang lebih intens. Dengan demikian, kado berupa pengalaman efektif mempertebal rasa saling percaya dan keintiman antar-pasangan.

Baca Juga :  Menlu China Wang Yi Mulai Tur Afrika, 70 Tahun Persahabatan

Tips Merayakan Kasih Sayang Tanpa Menguras Kantong

Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mengikuti tren “experience gift” ini. Banyak ide kreatif yang dapat memberikan dampak emosional besar dengan modal minimal.

Beberapa langkah praktis yang bisa Anda coba antara lain:

  • Piknik Menikmati Senja: Menyiapkan makanan dari rumah dan menikmatinya di taman kota yang tenang.
  • Malam Maraton Film: Menciptakan bioskop pribadi di ruang tamu dengan daftar film yang memiliki kenangan bagi hubungan Anda.
  • Museum Date: Mengunjungi galeri seni atau museum lokal yang menawarkan biaya masuk terjangkau namun memberikan bahan obrolan yang mendalam.

Pada akhirnya, esensi dari kado pengalaman bukanlah pada kemewahan kegiatannya. Fokus utamanya terletak pada kehadiran penuh (mindfulness) dan keinginan untuk bertumbuh bersama. Melalui pergeseran tren ini, Valentine 2026 menjadi pengingat bahwa cinta sejati lebih banyak tentang apa yang kita rasakan, bukan apa yang kita miliki.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang
Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:01 WIB

Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terbaru

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB

Penderitaan di bawah kuasa geng. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengunjungi Haiti guna menyaksikan langsung krisis kemanusiaan dan pengungsian massal akibat dominasi geng Viv Ansanm. Dok: (AP Photo/Danica Coto)

INTERNASIONAL

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:48 WIB

Ketegangan di perairan internasional. Sebuah kapal fregat militer Rusia melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal pesiar berbendera Inggris di Selat Inggris. Dok: (AP Photo, File)

INTERNASIONAL

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:31 WIB