Tragis! Baru 3 Hari Diisi, 10 Ribu Anak Ayam Mati Terpanggang di Boyolali

Senin, 16 Februari 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kandang Ayam Ngemplak Boyolali Terbakar, 10 Ribu DOC Mati Terpanggang. (Posnews/Ist)

Kandang Ayam Ngemplak Boyolali Terbakar, 10 Ribu DOC Mati Terpanggang. (Posnews/Ist)

BOYOLALI, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (15/2/2026).

Api melahap habis kandang milik Aminudin yang berada di Dukuh Brajan, Desa Sindon. Akibatnya, sekitar 10 ribu anak ayam mati terpanggang.

Peristiwa kebakaran Boyolali ini terjadi saat kandang baru saja diisi ribuan DOC (day old chick) sekitar tiga hari sebelumnya.

Namun, banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Kandang berukuran 10 x 40 meter itu pun ludes dilalap si jago merah dalam waktu singkat. Selain ayam, api juga membakar stok pakan, blower, alat pemanas, hingga seluruh bangunan kandang.

Baca Juga :  Prahara PBNU Memanas: Gus Yahya Tegas Tolak Mundur, Sebut Desakan Syuriyah Tidak Sah

Komandan Piket Regu 04 Damkar Satpol PP Boyolali, Agus Saptoto, membenarkan kejadian tersebut.

“Isi ayam sekitar 10 ribu ekor, baru diisi sekitar tiga hari. Semua ayam habis terbakar beserta alat-alatnya. Ada blower, pemanas dan lainnya,” ungkap Agus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diduga dari Tungku Pemanas Arang

Selanjutnya, petugas menduga sumber api berasal dari tungku pemanas yang masih menggunakan bahan bakar arang.

Sistem pemanas memang biasa dipakai untuk menjaga suhu kandang anak ayam tetap stabil.

Namun, penggunaan arang berisiko tinggi jika tidak diawasi ketat. Api diduga merembet cepat ke sekam dan material kandang yang mudah terbakar.

Baca Juga :  Wakasad Letjen TNI Tandyo Budi Revita Siap Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI

“Ada kemungkinan dari tungku pemanas ataupun korsleting listrik. Karena tungku masih menggunakan arang, kemungkinan besar sumber api dari sana,” jelasnya.

Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Akibat kebakaran kandang ayam di Ngemplak ini, peternak diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Selain kehilangan 10 ribu anak ayam, seluruh fasilitas kandang ikut hangus tanpa tersisa.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah berjibaku selama beberapa waktu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, aparat masih melakukan pendataan serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung
Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total
Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya
PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa
Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran
Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar
Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:20 WIB

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung

Kamis, 16 April 2026 - 17:13 WIB

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya

Kamis, 16 April 2026 - 16:04 WIB

PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa

Kamis, 16 April 2026 - 15:21 WIB

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Berita Terbaru

Runtuhnya era Orban. Partai oposisi Tisza pimpinan Peter Magyar meraih kemenangan telak dalam pemilu Hungaria 2026, mengakhiri kekuasaan panjang Viktor Orban dan menjanjikan kembalinya aliansi kuat dengan Uni Eropa serta NATO. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:13 WIB

Mencari kesatuan ekonomi. Para pemimpin keuangan G7 berkumpul di Washington guna menghadapi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global akibat blokade Selat Hormuz yang masih berlanjut di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:21 WIB