Romania Lumpuh: Badai Salju Dahsyat Paksa Bucharest Siaga

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prahara di musim dingin. Badai salju dahsyat menyapu wilayah selatan dan tenggara Romania, melumpuhkan transportasi darat, udara, dan laut serta memutus aliran listrik bagi belasan ribu warga. Dok: CGTN.

Prahara di musim dingin. Badai salju dahsyat menyapu wilayah selatan dan tenggara Romania, melumpuhkan transportasi darat, udara, dan laut serta memutus aliran listrik bagi belasan ribu warga. Dok: CGTN.

BUCHAREST, POSNEWS.CO.ID – Badai salju dahsyat melumpuhkan sebagian besar wilayah selatan dan tenggara Romania sepanjang Selasa malam hingga Rabu pagi. Otoritas keamanan segera mengeluarkan peringatan tingkat tertinggi guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang terus memburuk.

Departemen Situasi Darurat melaporkan bahwa badai tersebut menerjang sedikitnya 67 lokasi di 21 kabupaten, termasuk wilayah ibu kota Bucharest. Meskipun demikian, hingga berita ini petugas turunkan, belum ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa dari masyarakat sipil.

Peringatan Siaga Merah dan Penumpukan Salju

Badan Meteorologi Nasional (ANM) mengambil langkah drastis dengan merilis peringatan siaga merah untuk wilayah Bucharest dan Kabupaten Ilfov. Pakar meteorologi memperkirakan akumulasi salju akan menembus angka 50 sentimeter di wilayah ibu kota.

Baca Juga :  China Jatuhkan Sanksi Keras: 20 Perusahaan Militer AS dan Eksekutif Top Masuk Daftar Hitam

Oleh karena itu, pemerintah mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari perjalanan yang tidak mendesak. Kecepatan angin yang tinggi bersamaan dengan curah salju yang lebat petugas nilai dapat memperburuk jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan di ruang publik.

Kelumpuhan Bandara dan Jalur Logistik

Sektor transportasi menjadi salah satu bidang yang paling terdampak oleh cuaca ekstrem ini. Di Bandara Internasional Henri Coanda, otoritas membatalkan delapan jadwal penerbangan dan mengalihkan lima penerbangan lainnya ke bandara alternatif karena jarak pandang yang buruk.

Selain itu, pengelola bandara terpaksa menutup sementara dua landasan pacu guna proses pembersihan salju yang terus menumpuk. Di jalur darat, polisi membatasi akses lalu lintas pada beberapa jalan tol utama di sekitar Bucharest. Bahkan, arus kendaraan berat di perbatasan Ruse-Giurgiu yang menghubungkan Romania dengan Bulgaria harus terhenti sepenuhnya.

Baca Juga :  Zahaby Gholy Beberkan Persiapan Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Dunia 2025

Krisis Energi dan Penutupan Pelabuhan

Dampak badai juga merambat ke sektor maritim dan infrastruktur energi. Otoritas pelabuhan menghentikan seluruh operasional di Kabupaten Constanta dan Tulcea guna menjaga keamanan navigasi di Laut Hitam.

Selanjutnya, gangguan teknis akibat cuaca buruk menyebabkan pemadaman listrik di 21 lokasi yang tersebar di lima kabupaten. Tercatat sekitar 18.400 konsumen kini hidup tanpa pasokan listrik. Tim teknis sedang berupaya melakukan pemulihan jaringan di tengah medan yang tertutup salju tebal. Pemerintah memperingatkan bahwa pemulihan mungkin akan memakan waktu lebih lama jika angin kencang dan hujan salju terus berlanjut hingga akhir pekan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Strategi Mengatur Keuangan di Bulan Ramadan, Tetap Hemat Meski Banyak Undangan Bukber
Tips Anti-Lemas: Panduan Nutrisi Sahur Agar Stamina Terjaga hingga Berbuka
Vonis Sejarah: Mantan Presiden Yoon Suk Yeol Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup
Ditpolairud Polda Metro Jaya Angkut 200 Kg Sampah di Pulau Lancang, Turunkan 15 Personel
Polisi Gadungan Babak Belur di Terminal Terpadu Depok Usai Peras Tukang Parkir
Keir Starmer Ancam Blokir Raksasa Teknologi Jika Deepfake Tak Dihapus
Kasus Video Stand Up Comedy, Dittipidsiber Periksa Admin Kanal Pandji Pragiwaksono
Washington Tolak Tenggat Waktu Saat Ancaman Serangan Militer ke Iran Capai 90 Persen

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:00 WIB

Strategi Mengatur Keuangan di Bulan Ramadan, Tetap Hemat Meski Banyak Undangan Bukber

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:35 WIB

Tips Anti-Lemas: Panduan Nutrisi Sahur Agar Stamina Terjaga hingga Berbuka

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:31 WIB

Vonis Sejarah: Mantan Presiden Yoon Suk Yeol Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:59 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Angkut 200 Kg Sampah di Pulau Lancang, Turunkan 15 Personel

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:42 WIB

Polisi Gadungan Babak Belur di Terminal Terpadu Depok Usai Peras Tukang Parkir

Berita Terbaru