Tips Anti-Lemas: Panduan Nutrisi Sahur Agar Stamina Terjaga hingga Berbuka

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Puasa tetap produktif. Kunci stamina selama bulan Ramadan terletak pada pilihan menu sahur yang tepat, fokus pada karbohidrat kompleks, protein tinggi, dan hidrasi yang terjaga. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Puasa tetap produktif. Kunci stamina selama bulan Ramadan terletak pada pilihan menu sahur yang tepat, fokus pada karbohidrat kompleks, protein tinggi, dan hidrasi yang terjaga. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menjalankan aktivitas harian saat berpuasa sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Munculnya rasa lemas, kantuk, dan penurunan konsentrasi biasanya berakar dari kesalahan pemilihan menu saat sahur.

Sahur berfungsi sebagai “bahan bakar” utama yang akan menyokong metabolisme tubuh selama belasan jam. Oleh karena itu, strategi nutrisi yang tepat sangat krusial agar kadar gula darah tetap stabil dan tubuh tidak cepat kehabisan tenaga sebelum waktu berbuka tiba.

Karbohidrat Kompleks: Energi yang Bertahan Lama

Pilar pertama dari sahur yang berkualitas adalah karbohidrat kompleks. Berbeda dengan karbohidrat sederhana (seperti nasi putih atau roti tawar) yang cepat diserap tubuh, karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa pilihan unggulan yang bisa Anda coba antara lain:

  • Oatmeal: Kaya akan serat larut yang membantu memperlambat pengosongan lambung.
  • Nasi Merah atau Hitam: Memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak memicu lonjakan insulin yang drastis.
  • Ubi Cilembu atau Singkong: Sumber energi alami yang mengandung vitamin dan mineral penting.
Baca Juga :  Revolusi Transportasi: Kereta Api Menyelamatkan Kota dari Kotoran Kuda

Dengan memilih jenis pangan ini, Anda memastikan aliran energi ke otak dan otot berlangsung secara konsisten sepanjang hari.

Peran Vital Protein dan Hidrasi

Selain karbohidrat, protein memegang peranan penting dalam memberikan efek kenyang yang lebih awet. Protein meningkatkan pelepasan hormon satiety (kenyang) yang mencegah perut keroncongan di pagi hari.

Oleh sebab itu, pastikan terdapat sumber protein seperti telur, dada ayam, tempe, atau yoghurt dalam piring sahur Anda. Selain itu, hidrasi merupakan faktor yang sering terabaikan. Pastikan Anda memenuhi kuota delapan gelas air per hari dengan pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dan dua gelas saat sahur). Hindari terlalu banyak minum kafein seperti kopi atau teh pekat saat sahur karena bersifat diuretik yang dapat memicu dehidrasi.

Baca Juga :  Serangan Siber Teheran: Peretas Iran Bobol Email Pribadi Direktur FBI Kash Patel

Daftar Pantangan: Hindari Asin dan Pedas

Anda harus sangat selektif terhadap bumbu dan rasa makanan saat sahur. Meskipun menggugah selera, makanan yang terlalu pedas dapat memicu iritasi lambung dan rasa haus yang berlebihan di siang hari.

Lebih lanjut, batasi konsumsi makanan yang terlalu asin atau mengandung tinggi natrium, seperti mi instan dan makanan kaleng. Pasalnya, garam bersifat menarik cairan dari sel-sel tubuh, sehingga Anda akan merasa lebih cepat haus dan lemas. Pilihlah masakan dengan olahan minimal (whole food) guna memastikan nutrisi tetap utuh dan tubuh tidak terbebani oleh zat aditif berlebih.

Konsistensi Adalah Kunci

Sahur yang sehat tidak harus mewah, namun harus seimbang. Dengan mengombinasikan karbohidrat lambat serap, protein cukup, dan air yang memadai, Anda telah memberikan proteksi terbaik bagi tubuh dari rasa lemas yang mengganggu produktivitas. Pada akhirnya, disiplin dalam mengatur pola makan sahur akan membantu Anda meraih manfaat kesehatan maksimal selama bulan suci ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terbaru

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB

Langkah taktis dua raksasa ekonomi. Intervensi gabungan otoritas keuangan Jepang dan Amerika Serikat mendongkrak nilai tukar yen hingga level 157 per dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mata Uang Yen Melesat Tajam Sentuh Level 157 Per Dolar

Minggu, 2 Agu 2026 - 06:18 WIB