Keir Starmer Ancam Blokir Raksasa Teknologi Jika Deepfake Tak Dihapus

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegagalan penilaian di Downing Street. Dokumen rahasia mengungkap cara PM Keir Starmer mengabaikan peringatan pejabat senior terkait hubungan Peter Mandelson dengan Jeffrey Epstein demi penunjukan diplomatik. Dok: Istimewa.

Kegagalan penilaian di Downing Street. Dokumen rahasia mengungkap cara PM Keir Starmer mengabaikan peringatan pejabat senior terkait hubungan Peter Mandelson dengan Jeffrey Epstein demi penunjukan diplomatik. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengambil langkah drastis untuk menghadapi krisis kekerasan berbasis gender di dunia digital. Starmer secara resmi menetapkan penyebaran gambar intim non-konsensual, baik nyata maupun buatan AI, sebagai ancaman serius terhadap keamanan masyarakat.

Selanjutnya, Starmer menegaskan bahwa pemerintah tidak akan lagi menoleransi kelalaian perusahaan teknologi. Melalui artikel di The Guardian, ia menyatakan bahwa beban penanganan pelecehan tidak boleh lagi menimpa korban, melainkan harus berada di tangan pelaku dan perusahaan yang memfasilitasi kerusakan tersebut.

Ancaman Blokir dan Denda Fantastis

Pemerintah Inggris berencana memberikan kekuatan hukum penuh kepada regulator media, Ofcom, pada musim panas mendatang. Oleh karena itu, perusahaan media sosial dan situs pornografi akan terikat kewajiban hukum untuk menghapus konten yang dilaporkan dalam waktu maksimal 48 jam.

Jika perusahaan tersebut gagal bertindak, mereka menghadapi konsekuensi finansial yang sangat berat. Pasalnya, denda dapat mencapai 10 persen dari total pendapatan kualifikasi di seluruh dunia. Bahkan, pemerintah memiliki wewenang untuk memblokir akses terhadap platform tersebut secara permanen di wilayah Inggris jika mereka terus membiarkan konten berbahaya tersebar.

Baca Juga :  Motif Dendam Anak Bunuh Satu Keluarga di Warakas Terbongkar, Korban Diracun Saat Tidur

Regulasi Chatbot AI dan Kasus Grok

Kebijakan ini juga menyasar teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin tidak terkendali. Perubahan pada RUU Kejahatan dan Kepolisian akan mengatur fungsi chatbot seperti Grok milik X (dahulu Twitter). Sebelumnya, alat tersebut sempat memicu kemarahan publik karena menghasilkan ribuan gambar seksual perempuan dalam posisi tidak pantas setiap jamnya.

Selain itu, Ofcom akan mengeksplorasi penggunaan teknologi “watermark digital” untuk menandai konten revenge porn. Teknologi ini memungkinkan sistem untuk secara otomatis mendeteksi dan menghapus kembali gambar yang telah korban tandai sebelumnya. Meskipun begitu, para ahli memperingatkan bahwa sistem pencocokan data (hash matching) tidaklah sempurna dan masih bisa pelaku siasati melalui sedikit modifikasi gambar.

Baca Juga :  China Kecam Aturan Pemasok Berisiko Uni Eropa

Melawan Misogini Struktural di Pemerintahan

Starmer menghubungkan kebijakan digital ini dengan upayanya untuk mentransformasi budaya internal di Downing Street. PM Inggris tersebut mengakui bahwa misogini institusional telah lama terabaikan di berbagai lembaga negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tindak lanjut, Starmer berkomitmen untuk menempatkan lebih banyak perempuan dalam peran kepemimpinan senior di pemerintahan. Ia ingin memastikan bahwa pandangan perempuan memiliki bobot nyata dalam pengambilan keputusan. Langkah ini muncul sebagai bagian dari upaya pemulihan citra pemerintah pasca-skandal penunjukan Peter Mandelson yang kontroversial. Melalui penegakan hukum yang tegas terhadap “darurat nasional” ini, Starmer berharap dapat mengirimkan pesan kuat bahwa perempuan bukan lagi komoditas yang bisa diperjualbelikan di ruang digital.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai
Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik
Mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Pastikan 1.647 Titik Pengamanan Siap

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:13 WIB

Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia

Berita Terbaru