Siswa SMA di Kutai Kartanegara Nekat Tikam Teman di Kelas, Diduga Korban Bullying

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

TENGGARONG, POSNEWS.CO.ID – Aksi penikaman mengejutkan terjadi di sebuah SMA di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 09.40 WITA.

Seorang pelajar diduga menikam teman sekelasnya di dalam ruang kelas saat kegiatan belajar berlangsung.

Peristiwa itu langsung menggegerkan lingkungan sekolah. Berdasarkan keterangan polisi, pelaku masuk ke kelas dan mendapati korban sedang tertidur.

Pelaku kemudian membangunkan korban. Namun tak lama berselang, pelaku diduga langsung menusukkan pisau ke kaki kiri korban sekitar lima kali.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka dan segera mendapat penanganan medis. Sementara itu, pelaku sempat berlari ke depan kelas lain sebelum akhirnya diamankan petugas.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini dan Besok, BMKG Prediksi Hujan Lebat di Bogor

Kapolsek Loa Kulu, Hari Supranoto, menegaskan pihaknya masih mendalami motif penikaman. Namun, dugaan awal mengarah pada rasa sakit hati yang dipicu perundungan.

β€œPelaku mengaku sering menjadi korban bullying. Dugaan sementara, aksi ini dipicu tekanan emosional yang sudah berlangsung cukup lama,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa tiga bilah pisau dapur dan satu unit telepon genggam.

Selanjutnya, penyidik melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi lengkap serta latar belakang kejadian.

Baca Juga :  Rekrutmen KAI 2025: Kesempatan Karier untuk Lulusan SLTA, D3, dan D4/S1

Selain itu, aparat juga menelusuri dugaan praktik bullying di lingkungan sekolah. Langkah ini penting untuk memastikan apakah benar terjadi perundungan berkepanjangan yang memicu aksi nekat tersebut.

Kasus penikaman pelajar di Kukar ini kembali menyoroti persoalan serius bullying di dunia pendidikan.

Jika tidak ditangani cepat dan tepat, perundungan dapat memicu tekanan psikologis berat hingga berujung pada tindakan kekerasan.

Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pihak sekolah diharapkan memperketat pengawasan serta memperkuat sistem pendampingan psikologis guna mencegah kasus serupa terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibu Tiri ASN Kemenag di Sukabumi Ditahan, Kasus Penganiayaan Anak Berujung Maut
Ribut Soal Suara Drum Berujung Pidana, Dua Warga Cengkareng Dijerat Pasal Berlapis
The Power of Silence: Mengapa Opini Minoritas Sering Kali Tenggelam di Ruang Publik?
Viralitas dan Validasi: Menelaah Mengapa Konten Kontroversial Lebih Cepat Menyebar
Calya Ugal-ugalan dan Lawan Arah di Gunung Sahari Diamuk Massa, Polisi Amankan 2 Orang
Seni Manajemen Panggung di Instagram: Mengapa Kita Selalu Ingin Terlihat Sempurna?
Terjebak dalam Filter Bubble: Mengapa Algoritma Media Sosial Membuat Kita Terpolarisasi?
Guru Biologi di Belu Diduga Banting Siswi hingga Pingsan Saat Ujian, Polisi Turun

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:57 WIB

Ibu Tiri ASN Kemenag di Sukabumi Ditahan, Kasus Penganiayaan Anak Berujung Maut

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:34 WIB

Ribut Soal Suara Drum Berujung Pidana, Dua Warga Cengkareng Dijerat Pasal Berlapis

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:20 WIB

The Power of Silence: Mengapa Opini Minoritas Sering Kali Tenggelam di Ruang Publik?

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:14 WIB

Viralitas dan Validasi: Menelaah Mengapa Konten Kontroversial Lebih Cepat Menyebar

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:00 WIB

Calya Ugal-ugalan dan Lawan Arah di Gunung Sahari Diamuk Massa, Polisi Amankan 2 Orang

Berita Terbaru