TORONTO, POSNEWS.CO.ID – Seorang pelaku kejahatan menembak mati seorang perwira polisi Toronto saat fajar pada hari Kamis. Langkah taktis ini terjadi saat polisi menyelidiki kasus penyerangan bersenjata terhadap Konsulat Amerika Serikat pada Maret lalu.
Penembakan di Apartemen dan Korban Gugur
Kepala Kepolisian Toronto, Myron Demkiw, mengonfirmasi kematian perwira senior bernama Marc Pinizotto dalam konferensi pers. Sebab, pelaku melepaskan tembakan secara brutal saat polisi hendak mengeksekusi surat perintah penggeledahan di sebuah apartemen.
Perwakilan Unit Investigasi Khusus Ontario, Monica Hudon, menjelaskan bahwa pihak tersangka menembak petugas terlebih dahulu. Akibatnya, Pinizotto menderita luka tembak fatal dan meninggal dunia di rumah sakit setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, petugas medis sedang merawat seorang tersangka berumur 19 tahun yang berada dalam kondisi kritis.
Perburuan Tersangka Kedua Zara Jabbi
Polisi kini sedang meluncurkan perburuan besar-besaran untuk menangkap tersangka kedua bernama Zara Jabbi. Sebab, Demkiw memperingatkan masyarakat bahwa pemuda berumur 19 tahun tersebut membawa senjata api dan sangat berbahaya.
Oleh karena itu, ia mendesak Jabbi untuk segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat secepatnya.
Walikota Toronto, Olivia Chow, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kemanusiaan ini. Selain itu, ia mengaku telah mengenal ibu kandung korban selama 20 tahun terakhir di kota tersebut.
Hubungan Teror Konsulat dan Perang Iran
Penyelidikan ini menargetkan jaringan pelaku penyerangan Konsulat Amerika Serikat pada bulan Maret kemarin. Sebab, saat itu, dua orang memberondong gedung konsulat menggunakan senjata api dari dalam mobil Honda putih.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, tembakan tersebut merusak dinding bagian luar bangunan diplomatik itu. Selain itu, aksi teror ini berlangsung di tengah memanasnya ketegangan akibat perang Amerika Serikat melawan Iran.
Sentimen anti-perang tersebut juga memicu penembakan misterius di dua rumah ibadat Yahudi pada pekan sebelumnya. Pada akhirnya, kepolisian berjanji akan menuntaskan kasus ini demi menjaga keamanan seluruh warga Toronto.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa











