Dubes Eropa Temui Wamenlu Rusia demi Upaya Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Membuka kembali jalur komunikasi tertutup. Duta besar Prancis, Jerman, dan Inggris menemui Wakil Menteri Luar Negeri Rusia di Moskow untuk memprotes eskalasi militer terbaru di Ukraina. Dok: REUTERS/Shamil Zhumatov

Membuka kembali jalur komunikasi tertutup. Duta besar Prancis, Jerman, dan Inggris menemui Wakil Menteri Luar Negeri Rusia di Moskow untuk memprotes eskalasi militer terbaru di Ukraina. Dok: REUTERS/Shamil Zhumatov

MOSKOW, POSNEWS.CO.ID – Duta besar Prancis, Jerman, dan Britania Raya menggelar pertemuan penting dengan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia. Langkah taktis ini bertujuan untuk mengecam eskalasi perang terbaru dan mendukung perundingan damai antara Kyiv dan Moskow. Sebab, ketegangan di garis depan Ukraina kian memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Komitmen Bersama Pertemuan London

Pertemuan darurat di Moskow ini berlangsung setelah para pemimpin Eropa merampungkan diskusi bersama di London. Oleh karena itu, utusan Eropa ingin menyelaraskan hasil kesepakatan tersebut langsung kepada pihak Kremlin.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Minggu kemarin. Dalam pertemuan itu, koalisi mendukung penuh seruan Zelenskyy untuk menghentikan pertempuran secara permanen. Selain itu, mereka sepakat menggunakan garis kontak pasukan saat ini sebagai titik awal negosiasi.

Tuduhan Kebijakan Destruktif Kremlin

Namun, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin menolak keras desakan para diplomat Eropa tersebut. Sebab, ia menuduh negara-negara Barat sengaja menjalankan kebijakan destruktif untuk memperpanjang peperangan.

Kementerian Luar Negeri Rusia menilai pasokan senjata Barat hanya akan memperburuk situasi di lapangan hulu. Sementara itu, juru bicara kementerian luar negeri Prancis Pascal Confavreux menyampaikan pandangan yang berbeda. Ia menegaskan bahwa para duta besar memprotes keras kampanye manipulasi informasi oleh pemerintah Rusia.

Baca Juga :  Peringatan Keras China di PBB: Cegah Jepang

Jaminan Keamanan dan Aset Rusia

Dengan demikian, koalisi Eropa tetap berkomitmen memberikan jaminan keamanan hukum bagi kedaulatan Ukraina. Langkah ini mencakup kemungkinan pengiriman pasukan multinasional untuk menjaga perdamaian di masa depan.

Selain itu, Uni Eropa akan terus membekukan aset keuangan Rusia di bank luar negeri. Akibatnya, Rusia tidak dapat mencairkan dana tersebut sebelum membayar ganti rugi kerusakan perang.

Presiden Vladimir Putin sendiri tetap mempertahankan posisi kerasnya terhadap konflik bersenjata tersebut. Meskipun begitu, ia melihat adanya peluang damai melalui proposal usulan Presiden AS Donald Trump. Pada akhirnya, dunia kini menanti apakah jalur komunikasi tertutup ini mampu meredakan badai perang.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Nominasikan Jay Clayton Jadi Direktur Intelijen Nasional
Teror Penembakan Konsulat AS: Perwira Polisi Toronto Gugur
Donald Trump Klaim AS dan Iran Sepakati Draf Damai
Donald Trump Mengaku Sangat Menyukai Inflasi AS
Sengketa Bill Pulte Membawa Program Intelijen
Sidang Penikaman Belfast: Hadi Alodid Menghadapi Dakwaan
Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’ Digelar di Bundaran HI, 4.151 Aparat Disiagakan
Hanya 11 Persen Warga Eropa Anggap AS Sebagai Sekutu

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:42 WIB

Dubes Eropa Temui Wamenlu Rusia demi Upaya Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:57 WIB

Donald Trump Nominasikan Jay Clayton Jadi Direktur Intelijen Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:51 WIB

Teror Penembakan Konsulat AS: Perwira Polisi Toronto Gugur

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:50 WIB

Donald Trump Klaim AS dan Iran Sepakati Draf Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:38 WIB

Sengketa Bill Pulte Membawa Program Intelijen

Berita Terbaru

Membuka kembali jalur komunikasi tertutup. Duta besar Prancis, Jerman, dan Inggris menemui Wakil Menteri Luar Negeri Rusia di Moskow untuk memprotes eskalasi militer terbaru di Ukraina. Dok: REUTERS/Shamil Zhumatov

INTERNASIONAL

Dubes Eropa Temui Wamenlu Rusia demi Upaya Damai

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:42 WIB

Langkah taktis di tengah kebuntuan politik. Presiden Donald Trump menominasikan Jay Clayton sebagai Direktur Intelijen Nasional guna meloloskan perpanjangan undang-undang pengawasan intelijen asing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Nominasikan Jay Clayton Jadi Direktur Intelijen Nasional

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:57 WIB

Gugur dalam tugas kemanusiaan. Seorang perwira polisi Toronto tewas tertembak saat menyelidiki teror penembakan Konsulat Amerika Serikat oleh jaringan bersenjata. Dok: (Arlyn McAdorey/The Canadian Press via AP)

INTERNASIONAL

Teror Penembakan Konsulat AS: Perwira Polisi Toronto Gugur

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:51 WIB

Terobosan besar di jalur diplomasi Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim Amerika Serikat dan Iran bersiap menandatangani kesepakatan damai akhir pekan ini untuk membuka kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Klaim AS dan Iran Sepakati Draf Damai

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:50 WIB