Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026, Libatkan BMKG dan BRIN

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar 19 Maret, Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Berdasarkan Hisab dan Rukyat. (Posnews/Ist)

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar 19 Maret, Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Berdasarkan Hisab dan Rukyat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menjadwalkan sidang isbat penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadhan 1447 H.

Pemerintah akan menggelar sidang di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Abu Rokhmad, menegaskan pemerintah telah menyiapkan seluruh tahapan sesuai prosedur.

Kemenag kembali memusatkan sidang di Auditorium H.M. Rasjidi setelah renovasi ruangan rampung.

Selain itu, Kemenag mempertimbangkan faktor teknis seperti kapasitas ruangan, kelancaran akses, serta kondisi lalu lintas yang relatif lengang karena sebagian masyarakat telah memasuki masa mudik.

Gunakan Data Hisab dan Rukyat Terverifikasi

Abu menekankan, sidang isbat 1 Syawal 1447 H mengacu pada data hisab (perhitungan astronomi) dan hasil rukyatulhilal (pemantauan hilal) yang diverifikasi secara ilmiah.

Baca Juga :  Kapolri Bongkar 87 Kontainer CPO Ilegal di Tanjung Priok, Kerugian Negara Nyaris Triliunan

“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang telah diverifikasi, serta melalui mekanisme terbuka,” tegasnya, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan akurasi, Kemenag melibatkan berbagai pihak. Pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait akan hadir dalam sidang tersebut.

Karena melibatkan unsur luas dan kompeten, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan dan ilmiah yang kuat.

Pemantauan Hilal Dilakukan di Seluruh Indonesia

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, memastikan kesiapan teknis terus dimatangkan.

Kemenag telah berkoordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami siapkan sistem pelaporan rukyat, sarana prasarana sidang, serta koordinasi nasional agar proses berjalan tertib, akurat, dan informatif,” jelas Arsad.

Baca Juga :  Mayat Bertato Tengkorak Tewas di Kali Angke, Diduga Kabur Usai Curi Kabel

Ia mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah seluruh rangkaian sidang selesai.

Rangkaian Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi terkini. Selanjutnya, tim akan memverifikasi laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah.

Setelah itu, Menteri Agama memimpin sidang penetapan dan mengumumkan secara resmi 1 Syawal 1447 H kepada publik.

Sebelumnya, Kemenag telah menggelar rapat persiapan pada 27 Februari 2026 di Gedung Kemenag Thamrin untuk mematangkan substansi dan teknis pelaksanaan.

Dengan mekanisme terbuka, berbasis sains, dan melibatkan berbagai unsur, pemerintah berharap penetapan Idul Fitri 2026 berjalan transparan serta menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Diamankan di Jawa Tengah – OTW Jakarta
Timur Tengah Membara: Iran Tutup Selat Hormuz
MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace, PGI Sebut Langkah RI Blunder
Bareskrim Polri Ringkus Penghubung dan Pemasok Sabu Jaringan Ko Erwin di Apartemen Mewah
Polda Sumut Amankan 2 Ekskavator untuk Tambang Emas Ilegal di Madina, Sempat Diintervensi
KPK Petakan Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Soroti Dugaan Mark Up SPPG
Viral Penganiayaan ART di Sunter Jakut, Majikan Diduga Pukul dan Tendang Korban
Bareskrim Polri Sikat 30.000 Pil Ekstasi di Pelalawan Riau, Nilai Rp30 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:16 WIB

KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Diamankan di Jawa Tengah – OTW Jakarta

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:58 WIB

Timur Tengah Membara: Iran Tutup Selat Hormuz

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:23 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026, Libatkan BMKG dan BRIN

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:10 WIB

MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace, PGI Sebut Langkah RI Blunder

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:49 WIB

Bareskrim Polri Ringkus Penghubung dan Pemasok Sabu Jaringan Ko Erwin di Apartemen Mewah

Berita Terbaru

Lumpuhnya urat nadi energi dunia. Iran resmi menutup Selat Hormuz dan bersumpah menghentikan seluruh ekspor minyak regional, sementara konfrontasi fisik merenggut nyawa tentara Amerika Serikat dan meluas ke wilayah Lebanon. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Timur Tengah Membara: Iran Tutup Selat Hormuz

Selasa, 3 Mar 2026 - 10:58 WIB