Jepang Lepas Cadangan Minyak Nasional Demi Tekan Harga BBM

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritas domestik di atas segalanya. PM Sanae Takaichi memutuskan penarikan cadangan minyak pemerintah secara sepihak untuk pertama kalinya sejak 1978 demi menjaga harga bensin di angka 170 yen. Dok: Istimewa.

Prioritas domestik di atas segalanya. PM Sanae Takaichi memutuskan penarikan cadangan minyak pemerintah secara sepihak untuk pertama kalinya sejak 1978 demi menjaga harga bensin di angka 170 yen. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Sanae Takaichi mengumumkan bahwa Jepang akan mulai melepas cadangan minyaknya pada Senin depan. Langkah ini bertujuan menangani potensi lonjakan tajam harga bensin dan produk minyak bumi lainnya. Takaichi menegaskan bahwa Jepang tidak akan menunggu keputusan koordinasi dari Badan Energi Internasional (IEA).

Pemerintah akan melepas cadangan minyak milik sektor swasta setara dengan kebutuhan 15 hari. Setelah itu, Jepang akan menarik cadangan milik pemerintah untuk kebutuhan satu bulan. Ini merupakan momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Jepang melepas cadangan pemerintah secara mandiri sejak negara tersebut memulai sistem penimbunan pada tahun 1978.

Melindungi Domestik dari Ketergantungan Timur Tengah

Takaichi menyebut ketergantungan Jepang terhadap minyak mentah Timur Tengah sangat tinggi dibandingkan negara lain. Pemerintah memperkirakan volume impor akan turun drastis pada akhir bulan ini. Oleh karena itu, kabinet mengambil langkah darurat guna mencegah gangguan pasokan bensin dan barang-barang minyak lainnya.

Harga bensin eceran domestik berisiko melampaui angka 200 yen (sekitar $1,26) per liter. Takaichi menargetkan harga bensin tetap berada di kisaran 170 yen melalui pemanfaatan dana bantuan pemerintah. Meskipun harga sempat menyentuh 154,70 yen pada Januari, angka tersebut terus merangkak naik hingga mencapai 161,80 yen per liter pada Senin lalu.

Kekuatan Cadangan Minyak Jepang

Hingga akhir Desember, Jepang memiliki total cadangan minyak sebanyak 470 juta barel. Jumlah ini setara dengan konsumsi domestik selama 254 hari. Dari total tersebut, pemerintah memiliki cadangan untuk 146 hari, sementara sektor swasta memegang cadangan untuk 101 hari. Pemerintah menyimpan sisanya bersama dengan negara-negara penghasil minyak.

Blokade Selat Hormuz menjadi pemicu utama kerentanan energi Jepang. Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran menyebabkan penghentian transportasi minyak dan gas dari Teluk Persia. Takaichi berjanji akan terus meninjau langkah-langkah dukungan secara fleksibel. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan bantuan berkelanjutan meskipun situasi Timur Tengah berlangsung lama.

Baca Juga :  Menghidupkan Mendiang lewat Avatar AI: Teknologi Duka Korea

Perbandingan dengan Krisis Masa Lalu

Pada tahun 2022, anggota IEA secara kolektif melepas cadangan minyak saat Rusia memulai invasi ke Ukraina. Kala itu, Jepang menyumbang 12,5 persen atau sekitar 22,5 juta barel dari total 180 juta barel yang anggota IEA lepas secara global. Namun, dalam krisis kali ini, Jepang memilih untuk bergerak lebih cepat demi mengamankan ekonomi dalam negerinya terlebih dahulu.

Keputusan Takaichi menunjukkan pergeseran strategi keamanan energi Jepang. Fokus utama kini beralih pada kemampuan ekstraksi sumber daya domestik untuk memenangkan dukungan publik. Dengan menjaga stabilitas harga energi, pemerintah berharap dapat meredam dampak inflasi akibat konflik global.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar

Berita Terbaru

Hakim federal menolak permintaan Pemerintahan Trump untuk menghentikan penghitungan 20 ribu surat suara di California.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Menhan AS Pete Hegseth memecat perencana militer utama Pentagon Letjen Brett Sylvia. Simak kaitannya dengan rencana serangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:39 WIB

Ilustrasi, Biaya Perang Iran melonjak hingga 47,1 miliar Dolar AS. Simak rincian pengeluaran amunisi Pentagon dan dampaknya pada Pemilu. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:42 WIB