Menu Spageti Picu Keracunan, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup

Minggu, 5 April 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPR/MPR RI. (Posnews/Ist)

Gedung DPR/MPR RI. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengguncang Jakarta Timur.

Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah dilaporkan keracunan usai menyantap menu spageti yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Kelapa, Duren Sawit.

Akibatnya, puluhan siswa harus dilarikan ke rumah sakit dan kini menjalani perawatan intensif di tiga fasilitas kesehatan berbeda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengapresiasi langkah cepat Badan Gizi Nasional dalam menangani insiden ini.

Namun demikian, ia menilai sanksi pembekuan sementara tidak cukup.

“SPPG yang menyebabkan keracunan harus ditutup permanen dan dicabut izin operasionalnya,” tegas Charles.

Baca Juga :  Pasokan Air PAM Jaya Terganggu 5-6 Juni, 45 Kelurahan Diminta Siapkan Cadangan

Menurutnya, langkah tegas ini penting sebagai efek jera agar seluruh penyelenggara program MBG tidak bermain-main dengan standar keamanan pangan.

Rantai Produksi Disorot, Audit Total Diminta

Selain itu, DPR mendesak audit menyeluruh terhadap seluruh rantai distribusi makanan MBG. Mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi ke sekolah.

Charles menegaskan, pengawasan harus diperketat dengan melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan secara intensif.

“Pengawasan preventif wajib diperkuat agar program ini memberi manfaat, bukan malah membahayakan kesehatan siswa,” ujarnya.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung turun ke lapangan meninjau kondisi korban di RSKD Duren Sawit.

Baca Juga :  Konfrontasi Militer Terbuka: Israel dan AS Bombardir Iran

Ia memastikan, seluruh siswa mendapatkan penanganan medis optimal.

“Ini dampak dari makanan yang disiapkan SPPG di Pondok Kelapa,” ungkapnya.

Fakta Penting Keracunan MBG di Duren Sawit

Berikut data terkini:

  • 72 siswa terdampak
  • Berasal dari 4 sekolah
  • Dirawat di 3 rumah sakit
  • Diduga akibat menu spageti MBG
  • Edukasi: Kenali Gejala Keracunan Makanan

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat perlu mengenali gejala keracunan makanan, antara lain:

  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Pusing dan lemas
  • Nyeri perut

Jika gejala muncul, segera cari pertolongan medis untuk mencegah kondisi memburuk.

Kesimpulan: Program Gizi Harus Aman, Bukan Jadi Ancaman. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan
PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:21 WIB

PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Senin, 6 Juli 2026 - 05:11 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB

Laporan evaluasi keamanan kecerdasan buatan. Anthropic memimpin peringkat keamanan AI global, namun seluruh industri gagal membendung ancaman eksistensial manusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Raih Skor Tertinggi di Tengah Ancaman Eksistensial

Rabu, 8 Jul 2026 - 17:30 WIB

Ledakan industri kecerdasan buatan. Samsung Electronics memproyeksikan lonjakan laba operasional hingga 19 kali lipat pada kuartal kedua tahun ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Raksasa Chip Samsung Cetak Rekor, Laba Melonjak

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:28 WIB