Penggerebekan NIX KTV PIK: 6 Tersangka Narkoba Ditangkap, Ekstasi dan Ketamine Disita

Senin, 6 April 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua dari enam tersangka, Heru Yulianto dan Ahmad Rivaldi bertugas sebagai Captain floor, peracik “happy water” dan penghubung transaksi. (Posnews/Ist)

Dua dari enam tersangka, Heru Yulianto dan Ahmad Rivaldi bertugas sebagai Captain floor, peracik “happy water” dan penghubung transaksi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Praktik gelap di tempat hiburan malam (THM) NIX KTV kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) akhirnya terbongkar.

Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bergerak cepat dan menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba kelas atas.

Pengungkapan ini bahkan terjadi sebelum penindakan serupa di NIX Bali, menguatkan dugaan bahwa jaringan ini berada dalam satu manajemen yang sama, termasuk NIX KTV Jakarta dan N CO Living by NIX Bali.

Penggerebekan dipimpin Kasubdit IV Kombes Pol Handik Zusen Bersama Kasatgas NIC Kombes Pol Kevin Leleury berlangsung dramatis pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 23–24 Januari 2026 di Burz@ Tower, Penjaringan, Jakarta Utara.

Awalnya, polisi menerima laporan masyarakat terkait transaksi narkoba di dalam room karaoke. Selanjutnya, tim langsung menyusup dengan metode undercover buy.

Namun, saat transaksi hendak terjadi, petugas langsung menyergap pelaku. Situasi pun berubah tegang.

6 Tersangka Ditangkap, Peran Terbongkar

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, sebanyak 6 orang tersangka berhasil diamankan, terdiri dari 4 pria dan 2 wanita.

Baca Juga :  Polsek Kelapa Gading Bongkar Kasus Ganja 1,1 Kg, 4 Pelaku Ditangkap di Kebon Bawang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari pengedar, kurir, hingga pengendali jaringan.

  • Heru Yulianto – Captain floor, peracik “happy water” dan penghubung transaksi
  • Linda Siryana alias Ipeh – Pengedar aktif di dalam NIX
  • Ahmad Rivaldi – Captain floor, penghubung tamu dengan bandar
  • Jeni Sahrani alias Obet – Otak utama dan pengendali narkoba
  • Yeni Souza – Pemasok ekstasi dari luar kota
  • Hendra – Kurir ekstasi dari Palembang

Menariknya, polisi mengungkap bahwa transaksi narkoba dikendalikan dari room khusus yang disiapkan manajemen, yakni Room 901.

Barang Bukti Fantastis, Nilai Ratusan Juta

Dari penggerebekan di enam titik berbeda, polisi menyita barang bukti dalam jumlah besar:

  • 102 butir ekstasi berbagai jenis
  • Ketamine 4,63 gram
  • Happy water 37 gram
  • H5 sebanyak 8 butir
  • Uang tunai hampir Rp 100 juta
  • Puluhan unit ponsel dan catatan transaksi

Selain itu, polisi juga menemukan tabung gas diduga helium yang biasa dijual sebagai “balon pesta” di lantai atas.

Baca Juga :  Generasi Sandwich: Terjepit di Antara Bakti pada Orang Tua dan Ambisi Pribadi

Total nilai narkoba diperkirakan mencapai Rp 157,8 juta, dengan estimasi 244 jiwa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan.

Modus Rapi: Dari Captain hingga Room Khusus

Brigjen Eko menyebutkan, hasil pemeriksaan mengungkap, jaringan ini bekerja sistematis. Captain floor menjadi perantara antara tamu dan bandar. Sementara itu, transaksi dilakukan secara tertutup di room tertentu.

“Bahkan, narkoba didistribusikan dengan sistem “tempel” dan keuntungan dibagi antara pengedar dan pemasok”, ungkapnya, Senin (6/4/2026)

Polisi Gunakan Metode Ilmiah

Setelah penangkapan, polisi langsung melakukan Scientific Crime Investigation (SCI), meliputi:

  • Olah TKP dan sidik jari
  • Pengambilan CCTV
  • Uji DNA dan laboratorium forensik

Langkah ini dilakukan untuk membongkar jaringan yang lebih besar.

Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan di Bareskrim Polri. Polisi masih memburu DPO dan jaringan lain yang diduga terlibat.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa peredaran narkoba di tempat hiburan malam masih masif dan terorganisir. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ben-Gvir Tuai Kecaman Internasional Pasca-Video Ejekan Aktivis Gaza
Sopir Taksi Mogok di Rel Bekasi Timur Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Kelalaian
Ukraina Perkuat Perbatasan Utara di Tengah Tekanan Rusia
Jelang Iduladha, Satpol PP Bongkar Lapak Kurban Liar di Johar Baru dan Tanah Abang
Pendaki Singapura Tewas di Gunung Dukono, Polisi Bongkar Kelalaian Open Trip
WHO Tetapkan Status Darurat Internasional di Tengah Konflik
Menteri HAM Dorong Penghapusan Jejak Digital bagi Terdakwa Tak Bersalah
Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:42 WIB

Ben-Gvir Tuai Kecaman Internasional Pasca-Video Ejekan Aktivis Gaza

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:58 WIB

Sopir Taksi Mogok di Rel Bekasi Timur Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Kelalaian

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:38 WIB

Ukraina Perkuat Perbatasan Utara di Tengah Tekanan Rusia

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:06 WIB

Jelang Iduladha, Satpol PP Bongkar Lapak Kurban Liar di Johar Baru dan Tanah Abang

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:42 WIB

Pendaki Singapura Tewas di Gunung Dukono, Polisi Bongkar Kelalaian Open Trip

Berita Terbaru

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu kemarahan global setelah mengunggah video yang mengejek aktivis bantuan Gaza yang sedang ditahan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ben-Gvir Tuai Kecaman Internasional Pasca-Video Ejekan Aktivis Gaza

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:42 WIB

Langkah preventif di Kyiv. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengerahkan pasukan tambahan ke wilayah utara dan meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Belarus guna menangkal ancaman serangan baru Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Perkuat Perbatasan Utara di Tengah Tekanan Rusia

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:38 WIB