Gelombang Pembunuhan Berencana Rusia Incar Aktivis

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teror di tanah pengasingan. Otoritas intelijen Barat membongkar peningkatan kampanye pembunuhan tertarget oleh Rusia yang menggunakan tenaga bayaran untuk membungkam lawan politik dan pendukung Ukraina di seluruh Eropa. Dok: Istimewa.

Teror di tanah pengasingan. Otoritas intelijen Barat membongkar peningkatan kampanye pembunuhan tertarget oleh Rusia yang menggunakan tenaga bayaran untuk membungkam lawan politik dan pendukung Ukraina di seluruh Eropa. Dok: Istimewa.

VILNIUS, POSNEWS.CO.ID – Keamanan para aktivis Rusia dan pendukung Ukraina yang mengungsi di Eropa kini berada dalam ancaman serius. Awalnya, investigasi internasional menunjukkan bahwa Kremlin telah meluncurkan kampanye pembunuhan tertarget yang lebih agresif dan terorganisir di berbagai negara Uni Eropa.

Selain itu, para pejabat intelijen Barat mengonfirmasi bahwa intensitas upaya pelenyapan musuh negara di luar negeri ini meningkat tajam sejak dimulainya perang pada 2022. “Kampanye ini bukan sebuah kebetulan,” ujar seorang pejabat intelijen senior Eropa. Menurutnya, terdapat otorisasi politik tingkat tinggi di balik rangkaian teror ini.

Pergeseran Taktik: Penggunaan “Proksi Murah”

Secara khusus, salah satu perubahan paling mencolok dalam strategi Rusia adalah beralihnya ketergantungan pada agen lapangan profesional ke penggunaan proksi atau tenaga bayaran. Taktik ini muncul setelah ratusan diplomat dan mata-mata Rusia harus meninggalkan Eropa menyusul kasus keracunan Sergei Skripal pada 2018.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, dinas rahasia Rusia kini merekrut individu dengan latar belakang kriminal atau pelarian untuk melakukan groundwork pembunuhan. Taktik ini memungkinkan Moskow untuk menjaga jarak aman (plausible deniability) dari aksi kekerasan tersebut. Namun demikian, jaksa penuntut di Lituania mengumpulkan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa instruksi serangan sering kali datang langsung dari intelijen militer Rusia.

Baca Juga :  Kanselir Friedrich Merz Tolak Decoupling: Sebut Pemutusan Hubungan dengan Tiongkok Sebagai Kesalahan Besar

Tragedi di Prancis dan Perlawanan Osechkin

Dalam hal ini, Vladimir Osechkin, seorang aktivis hak asasi manusia yang menetap di Prancis, merupakan salah satu target utama yang berhasil selamat. Osechkin telah hidup di bawah perlindungan polisi sejak 2022 setelah pejabat Prancis meyakini adanya rencana pembunuhan terhadap dirinya.

Pada April 2025, sekelompok pria asal wilayah Dagestan, Rusia, tertangkap sedang melakukan pengintaian di sekitar rumah Osechkin di Biarritz. Mereka mengambil foto dan video sebagai persiapan eksekusi. “Jika bukan karena perlindungan polisi, saya mungkin sudah tewas,” ujar Osechkin. Selain itu, tokoh-tokoh lain yang vokal mengungkap pelanggaran sistem penjara dan militer Rusia juga mengalami ancaman serupa.

Ancaman Bom dan Pembunuh Bersenjata di Lituania

Selanjutnya, Lituania menjadi salah satu garis depan dalam menghadapi teror ini. Ruslan Gabbasov, seorang aktivis yang memperjuangkan kemerdekaan wilayah Bashkortostan, menemukan alat pelacak pada mobilnya pada Februari 2025. Beberapa minggu kemudian, polisi menangkap seorang pembunuh bayaran yang sedang menunggu di depan rumahnya dengan senjata api.

Di samping itu, aktivis Valdas BartkeviÄŤius juga menjadi target setelah pihak berwenang menemukan bom yang terpasang di kotak suratnya pada Maret 2025. Otoritas Lituania telah mendakwa 13 orang dari tujuh negara berbeda terkait berbagai plot ini. Meskipun demikian, para aktivis menolak untuk berhenti beraktivitas. Mereka menganggap bahwa menghilang dan berhenti berpolitik justru merupakan tujuan utama yang diinginkan oleh dinas rahasia Rusia.

Baca Juga :  Senator Republik Ragukan Rencana Keamanan Gedung Putih

Sabotase dan Gangguan di Seluruh Benua

Sebagai tambahan, kampanye pembunuhan ini ternyata beririsan dengan upaya sabotase yang lebih luas. Otoritas Barat telah memetakan sedikitnya 191 aksi sabotase, pembakaran, dan gangguan lainnya yang terkait dengan Rusia di seluruh Eropa sejak awal perang.

Beberapa insiden penting lainnya meliputi:

  • Jerman: Penggagalan rencana pembunuhan terhadap kepala perusahaan senjata yang memasok bantuan ke Ukraina.
  • Polandia: Otoritas menangkap seorang pria yang terlibat dalam plot pembunuhan Presiden Volodymyr Zelenskyy.
  • Spanyol: Penembakan fatal terhadap seorang pilot helikopter Rusia yang membelot ke pihak Ukraina.

Menghadapi Realitas Teror Permanen

Sebagai kesimpulan, keberhasilan menggagalkan sebagian besar plot ini memberikan sedikit rasa aman. Namun, para pakar memperingatkan bahwa ancaman tidak akan pernah benar-benar hilang. Singkatnya, Rusia telah membuktikan kapasitasnya untuk menjangkau siapa pun di Eropa jika mereka benar-benar menginginkannya.

Dengan demikian, negara-negara Eropa kini harus memperkuat koordinasi intelijen dan sumber daya penegakan hukum guna melindungi kedaulatan serta hak asasi manusia di wilayah mereka. Di tahun 2026 yang penuh ketidakpastian ini, kesiapan menghadapi serangan berulang menjadi kunci utama bagi keselamatan para pelarian politik dan pendukung demokrasi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Berita Terbaru

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

HUKRIM

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:12 WIB

Nintendo merilis pembaruan firmware 23.0.0 untuk Switch 2. Update ini mengaktifkan fitur VRR mode docked dan mempersiapkan rilis Zelda Ocarina of Time Remake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:36 WIB