Bandar Sabu Aek Kanopan Masuk DPO BNN, Wawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba Labura

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BNN Buru Bandar Narkoba Wawan di Labura, Diduga Kuasai 6 Lapak Sabu di Aek Kanopan. (Posnews/Ist)

BNN Buru Bandar Narkoba Wawan di Labura, Diduga Kuasai 6 Lapak Sabu di Aek Kanopan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memburu bandar narkoba bernama Wawan alias W yang diduga mengendalikan peredaran sabu di Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara.

Wawan kini resmi masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus jaringan narkotika dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Karo Humas dan Protokol BNN RI, Brigjen Putu Putra Sadana, menegaskan pengejaran terhadap Wawan masih terus dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“W menjadi DPO BNN dalam perkara jaringan narkoba Labuhan Batu Utara dan TPPU,” ujar Putu, Selasa (19/5/2026).

Bandar Sabu Diduga Kuasai 6 Lapak Narkoba

Berdasarkan data BNN, Wawan memiliki nama asli Hadi Qurniawan Simangunsong, warga Aek Kanopan Timur, Labura. Ia dikenal memiliki ciri rambut pirang di bagian atas.

BNN mengungkap Wawan diduga mengendalikan sedikitnya enam lapak narkoba di wilayah Aek Kanopan yang selama ini menjadi pusat peredaran sabu.

Baca Juga :  Brimob Polda Metro Jaya Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-80 RI

“W mempunyai enam lapak narkoba di Aek Kanopan,” kata Putu.

BNN juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan Wawan segera melapor melalui call center BNN RI di nomor 184.

Dari Pemulung hingga Jadi Bandar Narkoba

Brigjen Putu mengungkapkan, Wawan dulunya bekerja sebagai pemulung botol bekas sebelum diduga terjun ke bisnis narkotika.

“W awalnya pemulung botol bekas dan kemudian menikah dengan seorang bos barang bekas,” ujarnya.

Seiring waktu, Wawan diduga berkembang menjadi pengendali jaringan narkoba di kawasan tersebut.

Terungkap Usai Lagu ‘Siti Mawarni’ Viral

Kasus ini mencuat setelah warga menyuarakan keresahan terhadap maraknya peredaran narkoba melalui lagu berjudul Siti Mawarni yang viral di media sosial.

Menindaklanjuti keresahan itu, Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto memerintahkan Operasi Saber Bersinar 2026 untuk membersihkan kawasan rawan narkoba di Labura.

Baca Juga :  Ragunan Besok Dibuka Sampai Malam, Pramono Uji Coba Wisata Malam Jakarta

Dalam operasi gabungan pada 13 Mei 2026, petugas menyisir sejumlah lapak sabu dan rumah yang diduga milik Wawan.

Sita Uang Ratusan Juta dan Sabu

Saat penggerebekan di rumah Wawan, petugas menemukan sabu, uang tunai Rp187,8 juta, belasan ponsel, dokumen kendaraan, hingga sertifikat tanah yang diduga berkaitan dengan bisnis narkotika.

Namun, Wawan berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba.

Dalam operasi tersebut, BNN mengamankan tujuh orang yang diduga terkait jaringan narkoba tersebut, yakni:

  1. Romad Tua Munthe
  2. Suriandi
  3. Abdul Rahim
  4. Al Nayan Siagian
  5. Asrul Hadi Parapat
  6. Troweh
  7. Andrianto

BNN menegaskan pengejaran terhadap Wawan dan jaringan lainnya masih terus dilakukan untuk memutus peredaran narkoba di Sumatera Utara. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Razia Dini Hari di Cengkareng, Polisi Sita Sabu dan Obat Keras dari Dua Pria
Korupsi Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, Kerugian Negara Capai Rp5 Triliun
Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah Berrawan, Bogor Waspada Hujan Sore
Wakapolri Dorong Pendidikan Polri Modern Lewat Laboratorium Sosial Sains
Kasus OTT Bupati Langkat, KPK Dalami Asal Logam Diduga Platinum 55 Kg
Prabowo Bertemu PM Singapura Lawrence Wong, 26 MoU Siap Ditandatangani
Harga Cabai Rawit Merah Naik ke Rp62.100 per Kg, Ini Daftar Harga Pangan Terbaru
Lawrence Wong Bertemu Prabowo, Ini Daftar Jalan yang Ditutup di Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:37 WIB

Razia Dini Hari di Cengkareng, Polisi Sita Sabu dan Obat Keras dari Dua Pria

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:53 WIB

Korupsi Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, Kerugian Negara Capai Rp5 Triliun

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:35 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah Berrawan, Bogor Waspada Hujan Sore

Senin, 6 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wakapolri Dorong Pendidikan Polri Modern Lewat Laboratorium Sosial Sains

Senin, 6 Juli 2026 - 13:51 WIB

Kasus OTT Bupati Langkat, KPK Dalami Asal Logam Diduga Platinum 55 Kg

Berita Terbaru

Transisi besar era digital Sony. Raksasa teknologi asal Jepang menghentikan produksi game fisik pada 2028 dan mengalihkan pabrik Thalgau ke industri mikro optik. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Kucurkan Rp 629 Miliar, Sulap Pabrik Cakram PlayStation

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:50 WIB

Panggung dunia menyambut karya anak bangsa. Moonlit Orchard hadir membawa mekanik siklus bulan yang dinamis dan kearifan lokal yang kental. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Moonlit Orchard Bawa Tradisi Nusantara Tantang Dominasi Global

Selasa, 7 Jul 2026 - 10:18 WIB