SAN FRANCISCO, POSNEWS.CO.ID – Perusahaan teknologi Meta resmi meluncurkan paket berlangganan berbayar untuk aplikasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp secara global. Langkah strategis ini menandai ambisi besar raksasa media sosial tersebut untuk mendiversifikasi sumber pendapatan mereka.
Sebelumnya, Meta sangat bergantung pada pendapatan iklan digital untuk membiayai operasional mereka. Kepala Produk Meta, Naomi Gleit, mengumumkan peluncuran layanan Facebook Plus, Instagram Plus, dan WhatsApp Plus ini melalui sebuah unggahan video.
Menutup Beban Biaya Infrastruktur AI
Meta menghadapi tekanan besar dari para investor terkait pengeluaran masif untuk kecerdasan buatan (AI). Sebab, perusahaan memproyeksikan belanja modal tahun ini mencapai USD 125 miliar hingga USD 145 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, lini pendapatan baru ini menjadi solusi krusial bagi stabilitas keuangan perusahaan. Sebagian besar anggaran belanja tersebut mengalir untuk pembangunan pusat data AI yang sangat mahal. Meskipun demikian, para investor menyambut positif pengumuman tersebut. Saham Meta langsung melonjak hampir tiga persen setelah pengumuman tersebut rilis.
Fitur Premium Facebook Plus dan Instagram Plus
Para pengguna dapat menikmati fitur-fitur eksklusif setelah berlangganan layanan berbayar ini. Meta mematok harga Instagram Plus dan Facebook Plus sebesar USD 3,99 (setara Rp65 ribuan) per bulan.
Sementara itu, layanan berbayar ini menawarkan berbagai keunggulan fungsional bagi para kreator. Pengguna akan mendapatkan analisis data akun yang jauh lebih mendalam. Selain itu, pelanggan juga dapat melihat statistik pemutaran ulang cerita dan jangkauan audiens yang lebih luas. Fitur kustomisasi profil yang unik juga turut mempercantik tampilan akun pengguna.
Personalisasi WhatsApp Plus dan Rencana Meta One
Untuk aplikasi WhatsApp Plus, Meta menawarkan harga langganan sebesar USD 2,99 (setara Rp48 ribuan) per bulan. Layanan ini lebih berfokus pada aspek personalisasi ruang obrolan pengguna.
Pelanggan WhatsApp Plus akan mendapatkan stiker premium yang unik. Dengan demikian, pengguna dapat mengubah tema aplikasi dan menggunakan nada dering khusus secara mudah. Naomi Gleit menjelaskan bahwa Meta berencana menyatukan semua layanan ini pada masa mendatang. Mereka akan menggabungkan layanan tersebut di bawah satu merek bernama Meta One.
Sebenarnya, Meta pernah meluncurkan versi bebas iklan berbayar di Eropa pada tahun 2023. Namun, kebijakan terdahulu murni bertujuan untuk mematuhi undang-undang privasi data Uni Eropa. Sebaliknya, peluncuran global kali ini berfokus sepenuhnya pada peningkatan fungsionalitas aplikasi bagi pengguna.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












