Polisi Bongkar Fakta Baru WO Marwah, Pemiliknya Residivis Penipuan Wedding Organizer

Senin, 1 Juni 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Tangkap Pasutri Pemilik WO Marwah. (Posnews/Ist)

Polisi Tangkap Pasutri Pemilik WO Marwah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan penipuan Wedding Organizer (WO) Marwah yang merugikan puluhan calon pengantin di Jakarta Timur.

Pemilik WO berinisial ER ternyata merupakan residivis kasus serupa yang pernah berhadapan dengan hukum di wilayah Jawa Barat.

Fakta tersebut terungkap setelah penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur mendalami pemeriksaan terhadap dua tersangka yang merupakan pasangan suami istri sekaligus pengelola WO Marwah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik WO Marwah Ditangkap di Bandung Barat

Polisi telah menetapkan RM dan ER sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana pernikahan.

Keduanya ditangkap di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat (29/5/2026).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan mengatakan tim penyidik berhasil melacak keberadaan kedua pelaku setelah melakukan pencarian intensif.

“Penyidik menangkap kedua tersangka di sebuah kontrakan di wilayah Cililin, Bandung Barat, setelah keduanya diduga berupaya menghindari proses hukum,” kata Bayu.

Polisi Sebut Pelaku Sempat Bersembunyi

Menurut Bayu, kedua tersangka diduga meninggalkan Jakarta setelah kasus WO Marwah ramai diperbincangkan di media sosial dan mendapat perhatian publik.

Baca Juga :  Aksi Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Pusat Disorot, Potensi Gejolak Politik Menguat

Penyidik menduga pasangan tersebut berusaha bersembunyi untuk menghindari pemeriksaan. Namun, tim berhasil mengidentifikasi lokasi persembunyian mereka sebelum akhirnya melakukan penangkapan.

Sementara itu, polisi belum menemukan bukti yang menguatkan informasi mengenai rencana pelaku untuk melarikan diri ke luar negeri.

Korban Capai 58 Orang, Kerugian Rp2,6 Miliar

Hingga awal Juni 2026, penyidik mencatat sedikitnya 58 klien WO Marwah telah melapor sebagai korban. Total kerugian sementara mencapai sekitar Rp2,6 miliar.

Para korban diketahui telah menyetorkan uang untuk berbagai paket pernikahan, mulai dari dekorasi, katering, dokumentasi, hingga kebutuhan acara lainnya.

Namun, layanan yang dijanjikan tidak terealisasi sesuai kontrak.

Polisi memperkirakan jumlah korban dan nilai kerugian masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan dan penyelidikan yang terus berlangsung.

“Kami masih membuka kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor,” ujar Bayu.

Polisi Dalami Aliran Dana dan Modus Operasi

Selain memeriksa kedua tersangka, penyidik juga menelusuri aliran dana serta pola operasional WO Marwah untuk mengungkap kemungkinan tindak pidana lainnya.

Baca Juga :  Kapolres Metro Bekasi Pimpin Langsung Gaktiblin: Tegaskan Disiplin sebagai Pilar Utama Profesionalisme Polri

Sampai saat ini, penyidik belum menemukan keterlibatan pihak lain dalam pengelolaan maupun dugaan penipuan yang dilakukan perusahaan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyasar calon pengantin yang telah menyiapkan dana pernikahan dalam jumlah besar.

Polisi mengimbau masyarakat lebih teliti memeriksa legalitas dan rekam jejak penyedia jasa pernikahan sebelum melakukan pembayaran.

Terancam Hukuman Empat Tahun Penjara

Atas perbuatannya, RM dan ER dijerat dengan Pasal 492 KUHP tentang perbuatan curang serta Pasal 486 KUHP tentang penggelapan.

Kedua tersangka terancam hukuman penjara maksimal empat tahun. Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat pembuktian.

Kasus WO Marwah menambah daftar perkara penipuan jasa pernikahan yang mencuat dalam beberapa tahun terakhir.

Karena itu, aparat mengimbau masyarakat menggunakan jasa vendor yang memiliki rekam jejak jelas, kontrak kerja yang transparan, serta reputasi yang dapat diverifikasi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Selasa, 15 September 2026 - 05:27 WIB

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Berita Terbaru

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB

Lenovo menyiapkan laptop Googlebook 15 inci dengan layar OLED 120Hz dan prosesor Intel Core Ultra 5 325 Panther Lake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Lenovo Disiapkan Luncurkan Laptop 15 Berlayar OLED

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:24 WIB

HoYoverse mengumumkan Genshin Impact Version 7.1 rilis 23 September 2026. Simak rincian Archon Quest Snezhnaya, karakter baru, dan hadiah 5-star gratis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Resmi Umumkan Genshin Impact Version 7.1

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:19 WIB