Israel Gempur Beirut, Iran Balas Tembakkan Rudal

Senin, 8 Juni 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Timur Tengah kembali membara. Serangan udara Israel ke pinggiran Beirut memicu aksi balasan rudal balistik Iran secara langsung ke wilayah kedaulatan sekutu AS. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir

Timur Tengah kembali membara. Serangan udara Israel ke pinggiran Beirut memicu aksi balasan rudal balistik Iran secara langsung ke wilayah kedaulatan sekutu AS. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Iran meluncurkan serangan rudal balistik balasan secara langsung ke wilayah kedaulatan Israel pada hari Minggu. Sebab, aksi militer ini terjadi setelah jet tempur Israel membombardir pinggiran ibu kota Beirut beberapa jam sebelumnya.

Oleh karena itu, ketegangan bersenjata tersebut langsung mengancam kelangsungan rencana gencatan senjata regional yang sedang berjalan. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump kabarnya telah menerima laporan darurat mengenai eskalasi berbahaya tersebut. Trump menerima laporan tersebut saat sedang berada di klub golf pribadinya di New Jersey.

Gempuran Udara di Pinggiran Ibu Kota Beirut

Militer Israel meluncurkan serangan udara ke kawasan Dahiyeh yang menjadi basis pertahanan kelompok milisi Hezbollah. Akibatnya, serangan maut ini menjadi serangan pertama di wilayah Beirut sejak pengumuman draf gencatan senjata.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berdalih serangan tersebut merupakan respons atas provokasi roket Hezbollah sebelumnya. Meskipun demikian, Iran menganggap tindakan Israel sebagai pelanggaran nyata atas kesepakatan damai sementara di Lebanon.

Oleh sebab itu, komandan militer Iran menegaskan pangkalan militer AS dan Israel kini menjadi target sah. “Mereka membuktikan bahwa mereka hanya memahami bahasa kekuatan dan militer saja,” tulis Qalibaf.

Frustrasi Trump dan Ancaman Serangan Balasan

Trump sebelumnya mendesak Netanyahu agar mengurangi intensitas perang di Lebanon demi menjaga kelancaran negosiasi dengan Iran. Namun, kegagalan mengendalikan eskalasi ini membuat Trump merasa sangat frustrasi terhadap sekutu dekatnya tersebut.

Trump bahkan melontarkan ancaman militer yang sangat keras dalam wawancara media baru-baru ini. Ia mengancam akan menghancurkan wilayah kedaulatan Iran jika perundingan damai tidak segera rampung.

Baca Juga :  Inggris dan Prancis Siap Kirim Pasukan ke Ukraina Pasca-Damai

“Kami sudah sangat dekat dengan kesepakatan, atau saya akan menghancurkan mereka semua,” tegas Trump. Pernyataan keras ini menandai peringatan 100 hari pertempuran sengit yang telah melumpuhkan ekonomi global.

Sengketa Selat Hormuz dan Pembekuan Aset

Konflik asimetris ini memicu kemacatan lalu lintas kapal dagang internasional di Selat Hormuz secara total. Sebab, Garda Revolusi Iran memperketat penjagaan dan memblokir lalu lintas kapal tangki minyak Barat.

Di sisi lain, Amerika Serikat membalas dengan membekukan aset keuangan Iran senilai miliaran dolar. AS bahkan berencana mengalihkan aset tersebut untuk memperbaiki kerusakan di negara-negara tetangga Teluk.

Dengan demikian, pertempuran geopolitik ini terus membayangi kestabilan pasokan energi dunia sepanjang tahun ini.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Buka Ribuan Lowongan Kerja, Cukup Bermodal KTP Jakarta Gaji UMP
Trump Ngamuk dan Walk Out dari Wawancara NBC
Fokus Hari Bhayangkara, Polri Resmi Menunda Operasi Patuh 2026
Tokoh Buruh Masuk Lingkaran Istana, Prabowo Lantik Said Iqbal Hari Ini
Gagal Mendahului Truk, Penumpang Motor Meregang Nyawa di Simpang Jambu Dua
Paus Leo XIV Desak Eropa Akui Kontribusi Kristen
Jalur Kilat Izin Tinggal WNA, Rp1,5 Juta per Kepala Diduga Mengalir ke Pejabat Imigrasi
Polri Pastikan Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, 513 Peserta Lolos Rikkes II

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:58 WIB

Pramono Anung Buka Ribuan Lowongan Kerja, Cukup Bermodal KTP Jakarta Gaji UMP

Senin, 8 Juni 2026 - 11:34 WIB

Trump Ngamuk dan Walk Out dari Wawancara NBC

Senin, 8 Juni 2026 - 11:33 WIB

Fokus Hari Bhayangkara, Polri Resmi Menunda Operasi Patuh 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 11:04 WIB

Tokoh Buruh Masuk Lingkaran Istana, Prabowo Lantik Said Iqbal Hari Ini

Senin, 8 Juni 2026 - 10:47 WIB

Gagal Mendahului Truk, Penumpang Motor Meregang Nyawa di Simpang Jambu Dua

Berita Terbaru

Ilustrasi, Amarah di pertanian Wisconsin. Presiden Donald Trump menghentikan wawancara secara sepihak setelah pembawa acara

INTERNASIONAL

Trump Ngamuk dan Walk Out dari Wawancara NBC

Senin, 8 Jun 2026 - 11:34 WIB