TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Penjaga pantai Taiwan sukses mengusir empat kapal pemerintah Tiongkok dari wilayah perairan selatan mereka pada hari Minggu. Sebab, kapal-kapal tersebut nekat menerobos masuk tanpa izin setelah Tiongkok menggelar patroli khusus. Akibatnya, insiden ini memicu ketegangan diplomatik baru di tengah perselisihan batas maritim regional.
Pemerintah Tiongkok merasa sangat geram terhadap kesepakatan terbaru antara Jepang dan Filipina bulan lalu. Sebab, kedua negara tersebut berencana menggelar diskusi resmi untuk menentukan batas wilayah laut mereka. Tiongkok mengklaim bahwa wilayah perairan timur Taiwan merupakan bagian dari kedaulatan mereka secara mutlak.
Patroli Khusus dan Penerobosan Batas Laut
Sebagai tanggapan, media pemerintah Tiongkok mengumumkan pengiriman kapal untuk menggelar operasi hukum lalu lintas laut khusus. Namun, empat kapal Tiongkok justru berlayar melintasi perbatasan laut terlarang sejauh 30 mil laut dari ujung selatan Taiwan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Taiwan segera mengirimkan tujuh kapal penjaga pantai untuk memberikan peringatan keras. Selanjutnya, mereka berhasil memaksa seluruh kapal pemerintah Tiongkok tersebut keluar dari wilayah perairan terlarang pada sore hari.
Saling Lempar Peringatan Keras di Laut
Otoritas Taiwan juga memublikasikan rekaman suara berisi peringatan keras dari kedua belah pihak di lapangan. Di satu sisi, petugas Tiongkok menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan bagian dari yurisdiksi resmi mereka. Sebaliknya, petugas penjaga pantai Taiwan membalas bahwa Tiongkok tidak memiliki hak kedaulatan di laut timur mereka.
“Jika konflik bersenjata pecah, pihak Anda akan menghadapi sanksi berat dari dunia internasional,” tegas petugas Taiwan. Dengan demikian, stabilitas maritim menjadi syarat utama untuk menjaga kelangsungan pembangunan ekonomi Tiongkok.
Intimidasi Militer dan Sikap Tegas Taiwan
Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Taiwan, Joseph Wu, mengecam keras aksi provokasi tersebut melalui media sosial. Ia menilai bahwa pemerintah Tiongkok hanyalah bertindak sebagai perundung yang mengintimidasi negara tetangga.
Sementara itu, militer Tiongkok hampir setiap hari mengoperasikan armada jet tempur dan kapal perang di sekitar Taiwan. Meskipun begitu, pemerintah Taiwan tetap menolak keras klaim kedaulatan sepihak dari Beijing.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












