Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Juni 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan baru di Selat Taiwan. Penjaga pantai Taiwan mengusir empat kapal pemerintah Tiongkok yang menerobos wilayah perairan selatan mereka setelah aksi saling lempar peringatan keras. Dok: Britannica.

Ketegangan baru di Selat Taiwan. Penjaga pantai Taiwan mengusir empat kapal pemerintah Tiongkok yang menerobos wilayah perairan selatan mereka setelah aksi saling lempar peringatan keras. Dok: Britannica.

TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Penjaga pantai Taiwan sukses mengusir empat kapal pemerintah Tiongkok dari wilayah perairan selatan mereka pada hari Minggu. Sebab, kapal-kapal tersebut nekat menerobos masuk tanpa izin setelah Tiongkok menggelar patroli khusus. Akibatnya, insiden ini memicu ketegangan diplomatik baru di tengah perselisihan batas maritim regional.

Pemerintah Tiongkok merasa sangat geram terhadap kesepakatan terbaru antara Jepang dan Filipina bulan lalu. Sebab, kedua negara tersebut berencana menggelar diskusi resmi untuk menentukan batas wilayah laut mereka. Tiongkok mengklaim bahwa wilayah perairan timur Taiwan merupakan bagian dari kedaulatan mereka secara mutlak.

Patroli Khusus dan Penerobosan Batas Laut

Sebagai tanggapan, media pemerintah Tiongkok mengumumkan pengiriman kapal untuk menggelar operasi hukum lalu lintas laut khusus. Namun, empat kapal Tiongkok justru berlayar melintasi perbatasan laut terlarang sejauh 30 mil laut dari ujung selatan Taiwan.

Taiwan segera mengirimkan tujuh kapal penjaga pantai untuk memberikan peringatan keras. Selanjutnya, mereka berhasil memaksa seluruh kapal pemerintah Tiongkok tersebut keluar dari wilayah perairan terlarang pada sore hari.

Saling Lempar Peringatan Keras di Laut

Otoritas Taiwan juga memublikasikan rekaman suara berisi peringatan keras dari kedua belah pihak di lapangan. Di satu sisi, petugas Tiongkok menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan bagian dari yurisdiksi resmi mereka. Sebaliknya, petugas penjaga pantai Taiwan membalas bahwa Tiongkok tidak memiliki hak kedaulatan di laut timur mereka.

Baca Juga :  Buronan KKB TJ Dibekuk, Sempat Dilumpuhkan Saat Melawan Petugas

“Jika konflik bersenjata pecah, pihak Anda akan menghadapi sanksi berat dari dunia internasional,” tegas petugas Taiwan. Dengan demikian, stabilitas maritim menjadi syarat utama untuk menjaga kelangsungan pembangunan ekonomi Tiongkok.

Intimidasi Militer dan Sikap Tegas Taiwan

Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Taiwan, Joseph Wu, mengecam keras aksi provokasi tersebut melalui media sosial. Ia menilai bahwa pemerintah Tiongkok hanyalah bertindak sebagai perundung yang mengintimidasi negara tetangga.

Sementara itu, militer Tiongkok hampir setiap hari mengoperasikan armada jet tempur dan kapal perang di sekitar Taiwan. Meskipun begitu, pemerintah Taiwan tetap menolak keras klaim kedaulatan sepihak dari Beijing.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat
Mendang-Mending: Kenapa Vivo X300 Lebih Unggul dari Xiaomi 17T Pro?
Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang
E3 dan Ukraina Sepakat Genjot Senjata Lawan Rudal Hipersonik
Xi Jinping Kunjungi Korea Utara demi Perkuat Aliansi
Pramono Anung Buka Ribuan Lowongan Kerja, Cukup Bermodal KTP Jakarta Gaji UMP
Trump Ngamuk dan Walk Out dari Wawancara NBC
Fokus Hari Bhayangkara, Polri Resmi Menunda Operasi Patuh 2026

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:26 WIB

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat

Senin, 8 Juni 2026 - 16:21 WIB

Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Juni 2026 - 15:02 WIB

Mendang-Mending: Kenapa Vivo X300 Lebih Unggul dari Xiaomi 17T Pro?

Senin, 8 Juni 2026 - 14:51 WIB

Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Senin, 8 Juni 2026 - 12:39 WIB

Xi Jinping Kunjungi Korea Utara demi Perkuat Aliansi

Berita Terbaru

Ujian kedaulatan di Kaukasus. Rakyat Armenia memberikan suara dalam pemilu parlemen untuk menentukan arah masa depan geopolitik negara mereka antara Barat dan Rusia. Dok: AP Photo/Anthony Pizzoferrato)

INTERNASIONAL

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat

Senin, 8 Jun 2026 - 17:26 WIB

Ketegangan baru di Selat Taiwan. Penjaga pantai Taiwan mengusir empat kapal pemerintah Tiongkok yang menerobos wilayah perairan selatan mereka setelah aksi saling lempar peringatan keras. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Jun 2026 - 16:21 WIB

Sikap tegas Tehran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan aset negaranya bukan barang rampasan perang AS untuk membiayai ganti rugi sekutu Teluk. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Senin, 8 Jun 2026 - 14:51 WIB