SILICON VALLEY, POSNEWS.CO.ID – Raksasa teknologi Apple resmi meluncurkan teknologi kecerdasan buatan teranyar untuk meningkatkan kemampuan asisten suara Siri. Langkah strategis ini menjadi pembuka ajang tahunan World Wide Developers Conference di markas besar Apple. Sebab, Apple ingin mengejar ketertinggalan teknologi dari para kompetitor di sektor kecerdasan buatan saat ini.
Perpisahan Emosional Tim Cook di Panggung Utama
Ajang tahun ini juga menjadi panggung perpisahan yang sangat emosional bagi CEO Apple Tim Cook. Sebab, Cook bersiap menyerahkan tongkat kepemimpinan perusahaan kepada penerusnya pada September mendatang.
Para pengembang dari 65 negara memberikan tepuk tangan berdiri untuk menghormati pengabdian panjang Cook selama 15 tahun. Dengan demikian, masa jabatan Cook berhasil mendongkrak nilai pasar Apple hingga menembus angka fantastis 4 triliun dolar AS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
John Ternus kini bersiap menggantikan posisi Cook setelah mengabdi di Apple selama 25 tahun terakhir. Meskipun begitu, Ternus memilih untuk tidak tampil di panggung utama selama acara peluncuran berlangsung. Apple kini menghadapi masa transisi krusial di tengah gejolak revolusi kecerdasan buatan global.
Integrasi Google Gemini dan Perlindungan Privasi
Sementara itu, Apple memperkenalkan sistem Apple Intelligence yang kini berkolaborasi dengan model Gemini milik Google. Dengan demikian, asisten suara Siri kini dapat menyelesaikan berbagai tugas kompleks secara mandiri dan cepat.
Sistem memproses seluruh permintaan pengguna secara privat langsung di dalam perangkat atau komputasi awan. Akibatnya, pihak luar termasuk pihak Apple sendiri tidak dapat mengakses data sensitif milik pengguna tersebut.
Siri kini memiliki kemampuan visual yang jauh lebih cerdas daripada versi sebelumnya. Sebagai contoh, kamera dapat menganalisis objek foto untuk memberikan informasi gizi makanan secara instan.
Fitur Produktivitas Harian Siri AI
Apple juga memamerkan kemampuan Siri untuk membantu aktivitas harian pengguna secara praktis. Sebagai contoh, Siri dapat merancang menu makanan serta mengumpulkan resep dari internet secara otomatis.
Siri juga dapat menganalisis gambar pada layar untuk memberikan informasi relevan. Oleh karena itu, pengguna dapat mengetahui kecocokan ukuran tas ransel dengan bagasi pesawat secara instan.
Namun, Apple belum akan merilis aplikasi Siri AI mandiri ini di wilayah Eropa dan Tiongkok. Sebab, mereka masih harus menyelesaikan berbagai regulasi ketat terkait keamanan data di wilayah tersebut. Pada akhirnya, dunia kini menanti apakah lompatan teknologi ini mampu mengembalikan kejayaan Apple di era AI.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












