Pemprov DKI Jakarta Bentuk Posko Krisis Center Jaga Jakarta untuk Antisipasi Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Muhammad Matsani, menjelaskan pembentukan Posko Krisis Center Jaga Jakarta sebagai langkah antisipasi dampak aksi unjuk rasa. (Dok- Kominfo DKI JKT)

Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Muhammad Matsani, menjelaskan pembentukan Posko Krisis Center Jaga Jakarta sebagai langkah antisipasi dampak aksi unjuk rasa. (Dok- Kominfo DKI JKT)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk Posko Krisis Center Jaga Jakarta sebagai langkah pencegahan dini terhadap dampak aksi unjuk rasa yang berlangsung di ibu kota.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Muhammad Matsani, menegaskan bahwa posko ini bertujuan meminimalisir potensi gangguan sejak aksi demonstrasi digelar pada 25, 28, hingga 29 Agustus 2025.

“Benar, kami sudah membentuk Posko Krisis Center Jaga Jakarta. Tujuannya untuk pencegahan dini sekaligus meminimalisir dampak dari adanya aksi unjuk rasa,” ujar Matsani, Jumat (29/8/2025).

Lebih lanjut, Matsani menjelaskan bahwa posko melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran Forkopimda dinilai mampu mempercepat proses pengambilan keputusan, sehingga setiap langkah strategis dapat segera dilakukan.

“Keterlibatan SKPD dan Forkopimda dalam posko ini berfungsi sebagai jembatan koordinasi antarinstansi. Dengan begitu, setiap keputusan bisa segera diambil sehingga risiko dampak aksi bisa diminimalisir,” tegasnya.

Baca Juga :  DLH DKI Jakarta Angkut 120 Meter Kubik Sampah Pasca Unjuk Rasa

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Pemprov telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta Forkopimda untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat ibu kota.

Pramono juga menginstruksikan seluruh jajarannya agar memberikan pelayanan terbaik. Ia mengajak warga Jakarta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos Jaringan Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Angelo Pandeli Masuk Interpol Blue Notice
Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi
Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya
Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu
Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:22 WIB

Bos Jaringan Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Angelo Pandeli Masuk Interpol Blue Notice

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:57 WIB

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:59 WIB

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu

Berita Terbaru

Sikap optimistis yang memicu kecaman. Presiden Donald Trump menuai kritik tajam setelah secara terbuka menyatakan kecintaannya pada inflasi Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:57 WIB

Desakan kemanusiaan bagi Gaza. Portugal bersama dua puluh negara lainnya mendesak Israel untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan menjamin kelancaran pasokan bantuan. Dok: Istimewa

INTERNASIONAL

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:51 WIB