Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026, Ini Penjelasan Alwan Saputra

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan Munas-Konbes NU, Alwan Saputra Tegaskan Persoalan Ada pada Mekanisme Sidang. (Posnews/Ist)

Ketegangan Munas-Konbes NU, Alwan Saputra Tegaskan Persoalan Ada pada Mekanisme Sidang. (Posnews/Ist)

KEDIRI, POSNEWS.CO.ID – Suasana sidang pleno Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar (Munas-Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, sempat memanas.

Namun di tengah dinamika tersebut, para tokoh NU mengajak seluruh peserta tetap menjaga adab, persatuan, dan semangat musyawarah.

Ketua PWNU Kalimantan Utara, Alwan Saputra, menjelaskan ketegangan bermula saat sidang pleno membahas rekomendasi Komisi Organisasi terkait calon tuan rumah Muktamar NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, komisi mengusulkan lima kandidat tuan rumah, yakni DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, dan Jawa Barat. Karena belum mencapai kesepakatan, forum menyerahkan pembahasan kepada tim perumus untuk dibawa ke sidang pleno.

Baca Juga :  Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Namun, saat pleno berlangsung, pimpinan sidang langsung mengetok palu atas salah satu usulan sebelum meminta persetujuan peserta forum.

β€œKetika hasil tim perumus dibawa ke pleno, keputusan langsung diketok sebelum forum menyampaikan pendapat atau persetujuan,” kata Alwan, Rabu (24/6/2026).

Interupsi Memicu Ketegangan

Pengetokan palu tersebut langsung memicu gelombang interupsi dari peserta. Mereka menilai mekanisme sidang belum berjalan sesuai tata tertib karena forum belum diberi kesempatan menyampaikan pandangan.

Baca Juga :  Banjir Cilincing: Warga Kampung Sepatan Mengungsi di Boks Container, Petugas TNI-Polri Siaga

Selanjutnya, suasana semakin tegang ketika sejumlah peserta menghampiri peserta yang melakukan interupsi. Perdebatan pun tak terhindarkan hingga memunculkan intimidasi dan ancaman di dalam forum.

Alwan menyayangkan insiden tersebut karena terjadi di forum resmi NU yang selama ini dikenal menjunjung tinggi tradisi musyawarah dan akhlak para ulama.

Rais Aam Ambil Alih Sidang

Melihat situasi memanas, Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar, mengambil alih jalannya persidangan. Ia meminta keputusan yang baru diketok dibatalkan karena mekanisme sidang dinilai belum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gowa Sitti Husniah Segera Diperiksa, Polisi Buka Peluang Penahanan
Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Mendadak Kosong, Kemenimipas Telusuri Barang
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan
Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan
Detik-Detik Penumpang Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, 400 Prajurit Disiapkan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:07 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Segera Diperiksa, Polisi Buka Peluang Penahanan

Sabtu, 26 September 2026 - 06:56 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jumat, 25 September 2026 - 06:17 WIB

Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 05:53 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan

Kamis, 24 September 2026 - 20:10 WIB

Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

DAERAH

Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:19 WIB

Ilustrasi, warga Jabodetabek diminta mewaspadai perubahan cuaca dan potensi hujan dengan intensitas tinggi.(Posnews/Net)

JABODETABEK

Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:11 WIB