Polisi Tangkap 7 Pelaku Penjarahan Rumah Uya Kuya di Pondok Bambu

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

JAKARTA – Rumah politikus PAN sekaligus anggota DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya, menjadi sasaran penjarahan. Polisi berhasil menangkap tujuh pelaku beserta barang bukti.

“Ada 7 orang kami amankan beserta barang bukti,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, Minggu (31/8/2025) dinihari.

Penjarahan rumah Uya Kuya yang berlokasi di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, terjadi pada Sabtu (30/8/2025) malam. Polisi masih melakukan pendalaman untuk menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain.

Baca Juga :  Hari Juang Polri 2025: Kapolri Berikan Santunan Veteran dan Resmikan Patung M. Jasin

“Nanti akan kami kembangkan ke pelaku lainnya,” ujar Dicky.

Sebelumnya, Uya Kuya membenarkan kabar rumahnya dijarah. Ia mengaku ikhlas meski merasa sedih karena kucing peliharaannya juga ikut dijarah.

“Iya, intinya aku ikhlas saja. Nggak apa-apa aku ikhlas, cuma yang sedih kucing-kucing juga dijarah. Tapi yang penting keluarga aman,” kata Uya, Sabtu (30/8/2025).

Di sisi lain, Uya Kuya telah menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat Indonesia. Ia berjanji memperbaiki diri setelah menuai sorotan publik usai aksinya berjoget di ruang sidang DPR viral di media sosial.

Baca Juga :  Tiongkok: Titik Renggang Baru dalam Aliansi Transatlantik

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam. Saya akan lebih hati-hati lagi dalam bersikap dan mohon diberi kesempatan sekali lagi untuk berbuat lebih baik,” tulis Uya di akun Instagram @king_uyakuya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jantung Ekonomi di Ujung Tanduk: Mengapa AS Menghindari Tangki Minyak di Pulau Kharg?
Eskalasi Teluk: AS Bombardir Pulau Kharg, Iran Balas Sasar Fasilitas Bisnis Amerika
Diplomasi Dagang di Perancis: Mencari Penyeimbang Baru dalam Hubungan AS-China
Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi
Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai
Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:46 WIB

Jantung Ekonomi di Ujung Tanduk: Mengapa AS Menghindari Tangki Minyak di Pulau Kharg?

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:43 WIB

Eskalasi Teluk: AS Bombardir Pulau Kharg, Iran Balas Sasar Fasilitas Bisnis Amerika

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:32 WIB

Diplomasi Dagang di Perancis: Mencari Penyeimbang Baru dalam Hubungan AS-China

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:44 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai

Berita Terbaru