Jaringan Narkoba Katingan Digulung, 9 Tersangka Ditangkap, 3 Buronan Diburu

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri terus memburu jaringan narkoba yang diduga menyerang aparat saat penggerebekan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Dalam pengembangan kasus yang menewaskan tiga anggota Polri itu, penyidik telah menangkap sembilan tersangka, termasuk tiga orang yang diduga berperan sebagai bandar narkoba.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba, Satgas NIC, Polda Kalimantan Tengah, dan Polres Katingan masih mengejar tiga buronan yang diduga terlibat dalam penyerangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejauh ini kami telah mengamankan sembilan tersangka, termasuk Bio, Ramblan alias Busu, dan Perie. Tim masih memburu tiga DPO,” kata Eko, Sabtu (11/7/2026).

Bandar hingga Penyerang Ditangkap

Penyidik menetapkan sembilan tersangka dengan peran berbeda, mulai dari bandar dan pengedar narkoba hingga pelaku yang diduga membawa senjata api rakitan, senjata tajam, memprovokasi warga, menyerang petugas, serta membantu melarikan pelaku.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Nasional, Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Sepekan ke Depan

Berikut daftar 9 tersangka dan perannya:

  • 1. Saldy alias Ateng (38), berperan membawa senpi rakitan dan menembak petugas, provokasi warga
  • 2. Dea Nabila alias Dea (22)
  • 3. Isnan Melani Pebriansyah alias Roby (27), berperan membawa senpi rakitan, provokasi warga, membuang jenazah ke sungai
  • 4. Nimu (29), membawa tombak dan memprovokasi warga
  • 5. Ahmad Riyadi Saputra alias Yadi (21), peran memprovokasi warga dan membacok menggunakan parang
  • 6. M Lupie (40), berperan membawa parang, senpi rakitan, dan menembak petugas
  • 7. Bio (29) merupakan bandar narkoba yang ikut menyerang dan menganiaya petugas menggunakan senpi rakitan dan parang serta memprovokasi warga
  • 8. Ramblan (25), pengedar sabu yang memprovokasi warga, membawa senpi rakitan, dan melakukan penembakan
  • 9. Perie (43) berperan membawa senpi rakitan, mandau, dan menembak petugas

Ketiga tersangka yang diduga berperan sebagai bandar, yakni Bio, Ramblan alias Busu, dan Perie, ditangkap setelah tim gabungan melacak pelarian mereka ke luar Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Update Penanganan Korban ATR 42-500, Tim DVI Polda Sulsel Fokus Data Antemortem

Ditangkap Saat Kabur ke Kalimantan Timur

Setelah bentrokan di Katingan, tim gabungan menyisir sejumlah lokasi persembunyian dan menangkap para tersangka secara bertahap di wilayah Katingan.

Penyidik kemudian memperoleh informasi bahwa Bio, Ramblan alias Busu, dan Perie melarikan diri menggunakan kendaraan travel menuju Kalimantan Utara melalui Kalimantan Timur.

Tim gabungan bersama Polresta Samarinda akhirnya menghentikan kendaraan tersebut di Jalan Poros Samarinda–Bontang, Kecamatan Prangat Selatan, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 23.45 WITA. Ketiga tersangka langsung diamankan.

Polisi Kejar Tiga Buronan

Meski telah menangkap sembilan tersangka, Bareskrim memastikan penyidikan belum berakhir.

Penyidik masih memburu tiga buronan berinisial Pia alias Diyon, Darius alias Iyus, dan Ilue yang diduga terkait jaringan tersebut.

Polisi terus mengembangkan kasus untuk membongkar jaringan narkoba dan memburu pelaku lain yang diduga terlibat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Awasi 3 Kasus Korupsi Kortastipidkor Polri, Pengambilalihan Perkara Masih Dikaji
Panja DPR Awasi Kasus Korupsi Batu Bara – ASABRI, Don Ritto dan Febrie Adriansyah Tersangka
KPK Tahan Bupati Sukoharjo, Dugaan Uang Setoran OPD Mengalir ke Rumah Pribadi
Siapa Rudi Margono? Jaksa Senior yang Kini Pimpin Sementara Jampidsus
Febrie Adriansyah Berpotensi Diperiksa, Polda Metro Dalami 3 Kasus Dugaan Korupsi
Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Pastikan Seluruh Kasus Korupsi Tetap Diproses
Menteri Bahlil Resmi Meluncurkan Program Biodiesel B50
Prabowo Minta TNI, Polri dan Jaksa Introspeksi: Bintangmu dari Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:00 WIB

KPK Awasi 3 Kasus Korupsi Kortastipidkor Polri, Pengambilalihan Perkara Masih Dikaji

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:47 WIB

Panja DPR Awasi Kasus Korupsi Batu Bara – ASABRI, Don Ritto dan Febrie Adriansyah Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:38 WIB

KPK Tahan Bupati Sukoharjo, Dugaan Uang Setoran OPD Mengalir ke Rumah Pribadi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:18 WIB

Siapa Rudi Margono? Jaksa Senior yang Kini Pimpin Sementara Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:51 WIB

Febrie Adriansyah Berpotensi Diperiksa, Polda Metro Dalami 3 Kasus Dugaan Korupsi

Berita Terbaru

Sistematis dan mematikan. Rusia memaksa jutaan anak Ukraina mengikuti pelatihan militer di wilayah pendudukan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Sabtu, 11 Jul 2026 - 16:07 WIB

Langkah awal revolusi dunia tiga dimensi. Misi 45 detik

TEKNOLOGI

Misi Klasik Bomb Da Base Act II Berhasil Mengubah Industri Game

Sabtu, 11 Jul 2026 - 15:32 WIB