Bentrokan Berdarah di Adonara Timur, 3 Tewas dan Belasan Rumah Dibakar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Bentrok. (Posnews/ist)

Ilustrasi, Bentrok. (Posnews/ist)

FLORES TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Bentrokan berdarah antara dua kelompok pemuda di Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah menjadi tragedi mengerikan.

Tiga orang tewas dalam bentrokan tersebut. Bahkan, satu jenazah hingga Sabtu (18/7/2026) siang masih tergeletak di jalan dan belum bisa dievakuasi karena lokasi dipenuhi ratusan massa.

Wakapolres Flores Timur Kompol Ketut Mastina mengatakan petugas belum dapat membawa jenazah tersebut ke fasilitas kesehatan hingga pukul 14.00 WITA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, satu jenazah korban masih tergeletak di jalan. Belum bisa dievakuasi karena massa masih banyak,” kata Ketut, Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga :  Mantan Suami Biadab, Wanita Bandar Lampung Ditusuk 63 Kali dan Dihajar Batu Cobek

Tiga Nyawa Melayang, Satu Jenazah Belum Bisa Diambil

Bentrokan melibatkan kelompok pemuda dari Desa Narasaosina dan Desa Waiburak. Insiden pecah pada Sabtu sekitar pukul 06.30 WITA.

Polisi mencatat tiga orang meninggal dunia. Dua korban berasal dari Desa Narasaosina, sedangkan satu korban lainnya merupakan warga Dusun Bele, Desa Waiburak.

Dua jenazah telah berhasil dievakuasi. Namun, satu korban dari Desa Narasaosina masih tertahan di lokasi bentrokan.

“Dua korban sudah diambil kedua pihak. Satu dari Narasaosina dan satu dari Waiburak. Satu jenazah lainnya masih belum berhasil dievakuasi,” ujar Ketut.

Ambulans Sudah Tiba, Ratusan Massa Menghalangi Evakuasi

Petugas medis dan ambulans telah berada di sekitar lokasi. Namun, konsentrasi massa di Jalan Raya Waiburak membuat proses evakuasi belum bisa dilakukan.

Baca Juga :  DPO Kasus Narkoba Ditangkap di Lombok, Bareskrim Kembangkan Jaringan Sabu Sumut-NTB

Polisi pun bernegosiasi dengan tokoh masyarakat dan keluarga korban untuk meredam situasi.

“Masih banyak massa berkumpul. Ambulans sudah ada, tetapi jenazah belum bisa dievakuasi,” kata Ketut.

Belasan Rumah Dibakar, Polisi Tambah Personel

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra membenarkan bentrokan tersebut. Ia mengatakan penyebab konflik masih dalam penyelidikan.

“Penyebabnya masih dalam penyelidikan dan belum diketahui secara pasti,” kata Adhitya.

Selain menewaskan tiga orang, bentrokan juga menyebabkan belasan rumah terbakar.

Untuk mencegah bentrokan susulan, Polres Flores Timur menambah personel di sekitar lokasi.

Polisi kini berupaya mengendalikan situasi, mengevakuasi jenazah, serta mengusut penyebab bentrokan yang menewaskan tiga orang tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

78 Orang di KM Nurul Salsa, 25 Masih Hilang dan Nakhoda Diperiksa Polisi
Longsor di Nunukan Bikin 13 Desa Terisolasi, BBM dan Listrik Mulai Krisis
Baku Tembak Saat Operasi di Yahukimo, Tiga Orang Diduga Anggota KKB Tewas
Wanita Nekat Selundupkan Diduga Sabu di Alat Vital ke Lapas Banyuwangi
Merasa ‘Anak Kampung Sini’, Pemuda Bawa Golok Teror Warga Citeureup
Bunuh Kekasih di Kebun Jati, Pelaku Rampas Harta Korban dan Hapus Jejak Digital
Fakta Baru Ledakan Bom Mortir di Biak, TNT Aktif Saat Digergaji
Kasus Narkoba New Star Club Bali Naik ke Pengadilan, Police Line Dicabut

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:08 WIB

Bentrokan Berdarah di Adonara Timur, 3 Tewas dan Belasan Rumah Dibakar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

78 Orang di KM Nurul Salsa, 25 Masih Hilang dan Nakhoda Diperiksa Polisi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:28 WIB

Longsor di Nunukan Bikin 13 Desa Terisolasi, BBM dan Listrik Mulai Krisis

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:15 WIB

Baku Tembak Saat Operasi di Yahukimo, Tiga Orang Diduga Anggota KKB Tewas

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:43 WIB

Wanita Nekat Selundupkan Diduga Sabu di Alat Vital ke Lapas Banyuwangi

Berita Terbaru