Pekerja di Siak Diseret Harimau, Selamat Berkat Sorotan Lampu Alat Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harimau. (Posnews/Ist)

Harimau. (Posnews/Ist)

SIAK, POSNEWS.CO.ID – Suasana malam di kawasan Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, mendadak berubah mencekam.

Seorang pekerja proyek, Harianto (31), diserang harimau Sumatera saat hendak buang air di dekat kanal, Selasa (21/7/2026) malam.

Beruntung, nyawa Harianto berhasil diselamatkan setelah rekan-rekannya menyorot lokasi menggunakan lampu alat berat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan cahaya itu diduga membuat harimau terkejut hingga melepaskan korban dan kabur ke arah semak-semak.

Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan serangan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

“Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIB. Kondisi korban selamat, tetapi mengalami pendarahan cukup hebat. Saat ini korban sedang dalam perjalanan rujukan menuju RSUD Tengku Rafian,” ujar Tengku Muhtasar, Rabu (22/7/2026).

Keluar Camp, 10 Menit Kemudian Terdengar Teriakan

Peristiwa itu bermula ketika Harianto berpamitan meninggalkan tempat tinggal sementara atau camp para pekerja.

Baca Juga :  Sindikat Narkoba 4 Tahun Beroperasi di Samarinda Dibongkar Bareskrim - Omzet Rp200 Juta per Hari

Ia kemudian menuju area dekat kanal yang biasa digunakan para pekerja untuk mandi dan buang air.

Namun, sekitar 10 menit kemudian, rekan-rekan korban mendengar teriakan dari arah lokasi Harianto pergi. Mereka langsung keluar untuk mencari sumber suara.

Situasi semakin menegangkan karena kawasan tersebut gelap gulita. Para pekerja pun segera menghidupkan mesin alat berat dan menyalakan lampu sorot untuk menerangi area sekitar.

Saat cahaya diarahkan ke lokasi, mereka melihat Harianto sedang diterkam dan diseret seekor harimau Sumatera.

Lampu Alat Berat Bikin Harimau Lepaskan Korban

Dalam situasi panik, sorotan lampu alat berat mengarah langsung ke lokasi serangan. Cahaya terang itu diduga membuat harimau terkejut.

Satwa liar tersebut kemudian melepaskan Harianto dan melarikan diri menuju semak-semak.

Rekan-rekan korban langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Harianto yang mengalami luka cukup parah dan pendarahan hebat dibawa ke Puskesmas Pembantu Kampung Teluk Lanus untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Baca Juga :  Lomba Diskon dan Digitalisasi Mal di Jakarta, Pramono Anung Semarakkan Nataru 2026

Setelah itu, korban dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Korban dilaporkan selamat meski mengalami luka berat akibat gigitan dan cakaran harimau.

Harimau Sumatera Kembali Muncul di Sungai Apit

Harianto diketahui merupakan warga Kampung Teluk Lanus. Ia bekerja sebagai helper alat berat dalam proyek pembersihan lahan dan kanal di kawasan tersebut.

Sementara itu, penyebab harimau mendekati area camp pekerja masih belum diketahui secara pasti. Namun, wilayah Sungai Apit diketahui menjadi habitat dan jalur perlintasan harimau Sumatera.

Bahkan, pada 14 Juli 2026, BBKSDA Riau juga menerima laporan dugaan interaksi negatif antara harimau Sumatera dan warga di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit.

Petugas kemudian melakukan pengecekan dan meningkatkan pemantauan di lokasi.

Karena itu, warga dan pekerja yang beraktivitas di sekitar hutan, kanal, serta kawasan yang menjadi jalur satwa liar diminta meningkatkan kewaspadaan.

Terlebih, aktivitas pada malam hari dapat meningkatkan risiko pertemuan dengan satwa liar. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar di Muara Baru, Tak Ada Korban Jiwa
Aksi Kekerasan OPM/KKB di Yahukimo Mengerikan, 3 Warga Sipil Tewas
Tragedi Ledakan Rumah Medan: Korban Terakhir Ditemukan, 3 Orang Tewas
Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu
Emas Rp90 Juta Dicuri, Pasutri di Ubud Gunakan Uangnya Operasi Plastik
Detik-Detik Ledakan Gas Runtuhkan Bangunan di Medan, 1 Tewas 2 Tertimbun
Kronologi Pengusaha Jakarta Tembak Sekuriti dan WNA di Bar Canggu Bali
Kebakaran Kandang Ayam di Tulungagung, 3.100 Ekor Mati Terpanggang

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:13 WIB

KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar di Muara Baru, Tak Ada Korban Jiwa

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:03 WIB

Pekerja di Siak Diseret Harimau, Selamat Berkat Sorotan Lampu Alat Berat

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:05 WIB

Aksi Kekerasan OPM/KKB di Yahukimo Mengerikan, 3 Warga Sipil Tewas

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Ledakan Rumah Medan: Korban Terakhir Ditemukan, 3 Orang Tewas

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:26 WIB

Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu

Berita Terbaru

Langkah taktis diplomasi Amerika Serikat di Manila. Menlu Marco Rubio memperingatkan ancaman Iran di Selat Hormuz serta menegaskan dukungan penuh bagi ASEAN dan aliansi Quad. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio di Manila: Ancaman Tarif Iran di Selat Hormuz

Kamis, 23 Jul 2026 - 08:00 WIB

Sinyal keretakan di puncak pemerintahan. Pemimpin junta Burkina Faso Ibrahim Traore mengancam menindak tegas para pesaing politiknya di tengah misteri hilangnya dua pejabat tinggi militer. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ibrahim Traore Tegaskan Kekuasaan Tunggal di Burkina Faso

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:30 WIB

Foto Zohran Mamdani, Ketegangan hukum dan diplomasi di New York. Wali Kota Zohran Mamdani menegaskan keterbatasan wewenang kota untuk menangkap Benjamin Netanyahu, namun mendesak pemerintah federal mengeksekusi surat perintah ICC. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mayor Mamdani Sebut New York Tak Bisa Tangkap Netanyahu

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:00 WIB

Kejaksaan Agung RI. Dok: Istimewa

NASIONAL

Daftar 8 Kajati yang Dimutasi Jaksa Agung ST Burhanuddin

Kamis, 23 Jul 2026 - 06:36 WIB

Langkah tegas Ottawa di KTT ASEAN Manila. Menlu Kanada Anita Anand mendesak gencatan senjata di Timur Tengah serta mempercepat perjanjian perdagangan bebas ASEAN-Kanada. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Manila: Kanada Mendesak Gencatan Senjata

Kamis, 23 Jul 2026 - 06:30 WIB